Mungkin pada awalnya digital marketing dipandang sebagai suatu hal yang baru, entah apa itu, dan apalagi bagaimana digital marketing dapat lebih bermanfaat ke perusahaan. Memang banyak brand di Indonesia yang melakukan pemasaran digital namun tidak mendapat hasil sesuai harapan.

Tim Sales Tetap Sebagai Ujung Tombak Perusahaan

Benar apa anggapan para individu yang terlibat dalam tim penjualan di suatu entitas, bahwa tidak ada yang berubah. Akan tetapi satu hal yang perlu dipahami adalah dengan hadirnya digital marketing aktivitas tim sales di lapangan dapat lebih optimal, meningkat dan lebih mudah dalam penetrasi pasar.

Seperti tim sales dan bagian atau departemen lainnya di dalam suatu perusahaan, digital marketing bekerja dengan caranya sendiri. Untuk mencapai misi perusahaan, digital marketing akan menerapkan satu set strategi untuk menjangkau pemirsa online lebih luas dan melakukan taktik pendekatan yang mengenai target.

Selanjutnya, kolaborasi antara tim sales dan digital marketing adalah seperti pemain tengah dan penyerang dalam sepak bola. Ini artinya, tidak ada yang harus ditandingkan atau diperdebatkan terutama tentang kontribusi terhadap perusahaan.

Digital marketing saat ini masih banyak dikerjakan oleh para konsultan dan agency (pemberi jasa digital marketing tanpa sertifikasi kompetensi). Terkadang, memang dampaknya sangat minim dan bayarannya sangat tinggi melebihi penghasilan para tim sales yang merupakan ujung tombak perusahaan.

Keadilan memang menjadi semakin penting di era digital, dan tujuan transformasi digital salah satunya memang untuk ekualisasi selain menjaga keseimbangan.

Oleh karena itu, para pemilik bisnis dan tim sales juga harus mulai memahami pada tujuan digital marketing dengan jelas. Jika tidak, aktivitas digital marketing Anda akan bersifat awareness yang “abadi” tanpa akhir, dengan narasi dan story telling yang tidak selesai-selesai mencapai konversi.

Digital Marketing Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis

Pertumbuhan bisnis merupakan tujuan sekaligus tantangan di setiap perusahaan. Dengan bergersernya cara manusia berperilaku di era digital, digital marketing menjadi “alat” untuk menjangkau pemirsa secara lebih tertarget. Sehingga, setiap bisnis dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pada biaya yang dikeluarkan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Digital marketing, apapun jenis dan tujuannya seperti digital branding development dan sebagainya, tetap harus memiliki suatu set strategi yang mengarah pada peningkatan pertumbuhan bisnis.

Strategi dalam digital marketing akan memiliki tahapan dalam membangun arahan pada pemirsa yang dijangkau. Dan ini akan melibatkan beberapa keahlian seperti SEO, Content Marketing, Social Proof, e-mail Marketing, hingga CRM.

Kemudian, bari dapat kita pahami bahwa batasan digital marketing hanyalah sampai pada CRM. CRM di sini dapat berupa aplikasi seperti Sales Force, Hub Spot, e-Commerce, dan sebagainya.

Semakin berkualitas “umpan” dari digital marketing ke tim sales maka akan semakin mudah tim sales dalam melakukan pekerjaannya.¬†

Nah, jika tim sales Anda mulai memahami ini, maka baru akan ada kemungkinan bahwa tim sales Anda akan berlomba untuk meningkatkan kinerja mereka. Disinilah letak keseruan dalam berkolaborasi di era digital sekarang ini.

Digital Marketing dan Transformasi Digital

Digital marketing merupakan bagian yang tak terpisahkan dari transformasi digital secara keseluruhan. Artinya, jika Anda belum menggunakan digital marketing maka berarti Anda belum bertransformasi digital secara keseluruhan. Ini artinya, akan ada pesaing yang siap “mendisrupt” lahan bisnis Anda.

Kebetulan salah satu client kami merupakan “Agen Transformasi Digital” di Indonesia dan mungkin di Asia Tenggara. Kami banyak mengetahui dan mengamati mengenai transformasi digital. Dan karena kami merupakan penyedia jasa digital marketing, banyak sekali yang kami temukan data mengenai hubungan digital marketing dengan peningkatan perusahaan.

Seperti Google, beberapa waktu yang lalu menemukan bahwa bisnis yang melakukan digital marketing secara konsisten selama 2 tahun, mengalami peningkatan pendapatan 2.2 kali lipat dari sebelum melakukan digital marketing.

Namun, kami cukup heran dengan kondisi yang kami temui terutama pada brand-brand besar di Indonesia. Mereka mengalami penurunan penjualan. Dan ketika kami pelajari hingga ke dunia offline, ternyata masalahnya adalah karena bahkan antara creative agency, EO, dan konsultan digital marketing menjadi rancu.

Semua serba bisa digital marketing, begitu pun adik-adik yang baru lulus kuliah, mereka sangat paham digital marketing.

Ketika paham dan keyakinan tersebut tanpa dasar analitik, ini yang menyebabkan paradoks atau bisa juga disebut sebagai dissonance dalam aktivitas digital marketing yang mereka lakukan.

Dan kita temui bahwa masalahnya adalah kompetensi. Memang, digital marketing membutuhkan satu set narasi, branding development, set web series atau story telling, dan compelling content. Namun semuanya itu harus di “orkestrasi” dalam suatu set strategi dapat mengarah pada konversi.

Lantas, jika kita mau jujur, aktivitas branding, web series, dan sebagainya itu akan sia-sia jika tidak ada pengukuran yang jelas.

Tanpa Pengukuran, Digital Marketing Tidak Akan Efektif. Tanpa Strategi, Digital Marketing Tidak Akan Terarah. Dan Tanpa Website atau Platform lainnya yang memiliki Analytical yang lengkap (360), maka pengukuran akan sulit dilakukan.

Pentingnya Menyelaraskan Tim Sales dengan Digital Marketing

Sebagaimana yang kita ketahui di era digital ini terdapat “hukum disrupted”, siapa yang lambat bertransformasi digital maka akan tertinggal dan keluar dari gelanggang.

Namun, terkadang pimpinan perusahaan mengalami kesulitan dalam bertransformasi digital. Terutama dalam bidang pemasaran digital, yang sebagian besar mungkin masih menganggap hanya sebagai mitos. Apalagi jika sudah merasa melakukan digital marketing namun tidak mendapatkan hasil apa-apa.

Demikian dengan tim sales Anda, mereka lebih merasakan hasil langsung karena berinteraksi pada apa yang disebut konversi di dalam dunia digital marketing.

Oleh karena itu, pemimpin perusahaan sangat perlu memahami pentingnya menyelaraskan tim sales dengan digital marketing.

Dan yang lebih penting lagi adalah, pemimpin perusahaan harus memahami pengukuran dalam digital marketing. Jika tidak, maka Anda dapat mengandalkan orang kepercayaan Anda untuk menghubungi kami.

Audit Digital Marketing Anda

Jika Anda merasa ada yang kurang tepat dengan upaya digital marketing yang Anda lakukan, silahkan hubungi kami melalui formulir di bawah ini untuk dapat segera kami lakukan Audit sebelum menjadi beban dalam bisnis Anda.

Konsultasikan Masalah Digital Marketing Anda Bersama Kami

Berapa Biaya Digital Marketing yang Anda Keluarkan per Tahun?

2 + 10 =

Pin It on Pinterest

Share This