Akhir-akhir ini semakin banyak pebisnis yang merasakan pengeluaran untuk online marketing tidak berjalan sesuai harapan. Kami melihat banyak dari para pebisnis yang belum memahami cara kerja pemasaran online. Bahkan, penyedia jasa digital marketing juga masih banyak yang belum memahami hal ini.

Bisnis hari ini berbeda dengan 10 tahun yang lalu. Jika dulu kita memasang iklan online, mungkin segera banyak yang menghubungi Anda. Hari ini, semakin banyak pebisnis melakukan hal yang serupa, sehingga efektivitas iklan berbayar semakin berkurang. Ini artinya Anda harus menilai ulang cara pemasaran digital Anda.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang cara kerja pemasaran online sesuai praktik terbaik. Ini akan bermanfaat bagi para pebisnis dalam menentukan kesuksesan usahanya.

Cara Kerja Pemasaran Online Sesuai Praktik Terbaik

Secara umum, pemasaran online dapat bekerja jika kita memahami cara pendekatan terbaik untuk menjangkau pemirsa yang merupakan segmen pasar (buyer persona). Ini akan membutuhkan pemahaman strategi digital marketing secara umum yang secara singkat sebagai berikut:

Corong pemasaran online

 

  1. Penyebaran informasi secara tertarget.
  2. Membuat pemirsa menjadi tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan.
  3. Meningkatkan keyakinan pemirsa yang sudah tertarik untuk ambil keputusan.
  4. Mengajak pemirsa yang sudah yakin untuk segera melakukan tindakan.

Silahkan baca mengenai: Strategi Digital Marketing yang Efektif untuk mengetahui lebih lanjut.

Pola Perilaku Konsumen Online 

Strategi digital marketing tersebut sebetulnya telah menggambarkan cara kerja pemasaran online secara keseluruhan. Pemasaran digital memiliki tahapan yang disebabkan karena pola perilaku konsumen yang ada pada saat ini.

Begitu banyak penawaran yang sama di internet, ini sebabnya 84% konsumen online akan mengambil keputusan jika sudah mendapatkan referensi dari pihak lain.

Oleh karena itu cara kerja pemasaran online harus beradaptasi dengan pola perilaku konsumen online. Berikut grafis yang menjelaskan pendekatan pemasaran online.  

cara pemasaran online yang sebenarnya

Pada awalnya, pemirsa harus diarahkan untuk menghasilkan kunjungan ke website. Setelah itu, mereka akan mulai menelepon, menanyakan lokasi, dan sebagainya. Kemudian, tim penjualan Anda jika berhasil mengolah prospek dari online maka akan terjadi penjualan.

Masing-masing tahapan tersebut perlu pengukuran untuk memastikan efektivitas pemasaran online. Banyak metrik untuk menentukan hal itu. Semoga kami dapat berkesempatan membahasnya di kemudian hari.

Ada banyak tujuan dalam pemasaran online, namun kali ini kami hanya akan membahas pada Cara Kerja Pemasaran Online untuk Bisnis Offline.

Sebetulnya memang masih banyak lagi, karena pemasaran online itu sangat tergantung pada masing-masing tujuan bisnis, misal untuk influencing para pemain saham, dan sebagainya.

Kerancuan Pemahaman Menghasilkan Kekecewaan

Pertama kali, harap bedakan antaran Pemasaran dengan Penjualan. Pemasaran online bertujuan untuk menyampaikan seluruh informasi bisnis Anda kepada pemirsa secara ter-target. Pemasaran online memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Untuk mengarahkan pemirsa dari saluran mana saja website Anda,
  • Untuk mengarahkan pemirsa ke lokasi bisnis Anda,
  • Untuk mengarahkan pemirsa menjadi pembeli.

Sedangkan penjualan online, adalah teknik bagaimana untuk men-eksekusi penjualan kepada pemirsa yang sudah “diantarkan” oleh para pemasar.

Jika website Anda sudah ramai pengunjung, sosial media Anda penuh dengan orang-orang yang tertarik dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan, sekarang tergantung bagaimana tim penjualan Anda menutup transaksi.

Anda berhak kecewa dengan suatu layanan pemasaran digital jika: 

  • Tidak memberikan Anda strategi dan rencana eksekusi
  • Tidak memberikan laporan dan saran untuk perubahan
  • Website dan sosial media Anda tetap sepi tidak ada yang peduli.

Sekarang, jika website dan sosial media Anda sepi, maka hanya dengan sebuah keajaiban maka bisnis offline Anda ramai pengunjung. Nah, untuk itu simak terus penjelasan tentang cara kerja pemasaran online ini.

Menyusun Strategi Pemasaran Online

Sebelum melakukan pemasaran online, strategi wajib hadir jika Anda benar-benar ingin mendapat efektivitas dari kegiatan tersebut. Jika tidak, artinya Anda hanya menghamburkan uang dan berharap pada keajaiban.

Seperti kita ketahui, pemasaran online membutuhkan pendekatan pada konsumen online. Ini membutuhkan perancangan dan penyusunan strategi yang ter-struktur.

  1. Tentukan target pemirsa berdasar lokasi, usia, gender, minat, kata kunci potensial dan trend.
  2. Buatlah konten di website dan sebarkan di media sosial yang bertujuan untuk :
    • memberitahukan kehadiran bisnis Anda dan apa yang dapat Anda lakukan.
    • memberikan alasan kenapa orang harus menggunakan bisnis Anda, apa manfaat dan keuntungannya.
    • mengarahkan pemirsa untuk melakukan tindakan.
  3. Miliki pengukuran untuk konten tersebut dengan menggunakan Google Analytics.
  4. Kenali metrik pengukuran yang mengarah pada konversi seperti rasio pentalan, jumlah pengunjung baru v.s pengunjung lama, rasio klik dibanding visitor, tema konten apa saja yang paling menarik, lama waktu di webite.
  5. Ukur konversi dan bandingkan dengan biaya pemasaran digital untuk mendapatkan pengukuran ROI yang tepat.
  6. Sesuaikan strategi dari waktu ke waktu untuk ukur efektivitas.

Baiklah kita akan akan mulai penjelasan untuk pembahasan cara kerja pemasaran online untuk bisnis offline.

Cara Kerja Pemasaran Online untuk Bisnis Offline

Bisnis offline seperti restoran, cafe atau kedai kopi, bengkel dan salon mobil, penjual karpet di sepanjang Jl. R.S Fatmawati, dan sebagainya, saat ini lebih memerlukan pemasaran online. Hampir semua orang sekarang lebih banyak mendapat informasi dari layar gadget mereka.

Untuk dapat memasarkan bisnis offline, Anda harus memiliki tujuan yang jelas didasari dengan pemahaman cara kerja pemasaran digital yang benar. Berikut cara kerja pemasaran online untuk bisnis offline secara berurutan:

Miliki Website yang Memenuhi Syarat

Website merupakan fondasi dasar pemasaran digital. Website harus memenuhi syarat tertentu untuk dapat melakukan digital marketing. Kami memberikan jasa pembuatan website yang diandalkan untuk hal ini.

Website Anda akan berguna untuk content marketing, menampung prospek dan mendapatkan panggilan via tombol klik untuk WhatsApp, dan untuk pengukuran Google Analytics. 

Buatlah Akun Media Sosial

Hadir di sosial media bukan hanya sekedar untuk menjadi penggembira saja. Namun, akun sosmed dapat berguna untku mendistribusikan konten di website Anda. Dengan menjangkau orang-orang di media sosial, Anda dapat mengarahkan mereka untuk terlibat lebih dalam pada setiap informasi yang Anda berikan.

Ingatlah, yang melakukan pemasaran digital bukan Anda seorang diri. Banyak pihak lain yang melakukan hal yang serupa. Inilah pentingnya mengarahkan pemirsa media sosial ke website Anda.

  • Jika Anda menjalankan bisnis retail, maka saluran yang tepata adalah FB dan Instagram.
  • Jika Anda menjalankan bisnis B2B, maka buatlah akun LinkedIn dan Twitter.

Berinvestasi Pada Konten

Website adalah media milik Anda. Akun di media sosial adalah media yang Anda dapati. Kedua jenis media tersebut perlu di isi konten. Website dan konten di dalamnya merupakan investasi jangka panjang Anda.

Buatlah konten di website secara konsisten dari waktu ke waktu. Berikan tips atau apa yang dapat bermanfaat bagi target pemirsa Anda.

Di media sosial, Anda dapat membuat grafis yang dapat berguna untuk menarik perhatian pemirsa sekaligus untuk upaya brand awareness.

Distribusi Konten

Sebarkan konten di website Anda pada media sosial dan search engine (SEO dan Google Ads). Dalam hal ini Anda akan berupaya untuk menjangkau orang di sekitar lokasi bisnis offline Anda. Misal, Anda dapat menargetkan buyer persona Anda di radius 5 km dari sekitar lokasi usaha Anda.

Misal, Anda memiliki toko kue. Targetkan pemirsa Wanita berusia 25 – 45 tahun dengan minat cemilan, makanan, kuliner, masakan, resep kue, drama korea, dan sejenisnya. Kemudian filter kembali target tersebut dengan kata kunci negatif seperti diet, dan sebagainya. Selanjutnya targetkan mereka yang berlokasi di radius 5 km dari toko kue Anda.

Penargetan ini harus bermacam-macam dan di kelompokkan agar kita dapat menguji yang mana yang efektif untuk konversi.

Ukur Kinerja Digital Marketing

Untuk bisnis offline, pengukuran akhir dapat dikenal melalui :

  • berapa banyak yang menghubungi Anda via tombol WhatsApp di web.
  • berapa banyak yang menempatkan prospek melalui contact form.
  • berapa banyak yang klik penunjuk arah ke lokasi usaha Anda.

Namun, sebelum semua itu ada, tentunya website harus banyak pengunjung, sebab dari 1000 orang yang mengunjungi website Anda belum tentu 10% nya melakukan hal tersebut di atas. Tidak ada pengukuran baku untuk rasio konversi ini, tiap bisnis berbeda-beda.

Konsisten

Baik sudah berdampak maupun belum, pemasaran digital harus dilakukan secara konsisten. Percayalah, investasi Anda akan terbayarkan jika pemasaran digital dilakukan dengan benar, artinya memiliki strategi dan pengukuran.

Bisnis hari ini hampir tidak ada pilihan lain dalam memasarkan produk atau layanan kecuali pada jalur digital. Ini memang merupakan bagian dari transformasi digital yang memerlukan komitmen tinggi selain pemahaman yang benar.

Bisnis yang enggan atau lambat melakukan transformasi digital maka akan tertinggal dan kemungkinan tidak akan bertahan. Persaingan terjadi setiap hari pada jalur digital. Maka, sudah saatnya melakukan pemasaran digital secara benar, bukan hanya menjadi penggembira saja, atau menjadi seperti “rambo” yang mengamuk dengan melontarkan peluru tumpul.

Hindari halusinasi untuk segera mendapatkan pelanggan banyak ketika sudah beriklan di media sosial dan google ads. Itu adalah mindset 5 atau 10 tahun kebelakang. Jadilah yang terdepan dalam melakukan pemasaran online sesuai praktik terbaik.

Jasa Digital Marketing

Dengan team ahli yang berpengalaman belasan tahun dan tersertifikasi secara internasional, Kami dapat Anda andalkan untuk memasarkan produk atau layanan Anda para pemirsa potensial.

Pin It on Pinterest

Share This