Dalam dunia digital marketing, leads generation merupakan suatu cara efektif untuk mendatangkan prospek berkualitas melalui sebuah media website. Lead generation merupakan pengukuran kinerja efektivitas dari aktivitas digital marketing.

Izinkan kami sedikit menjelaskan apa itu leads generation dengan berbagi pengalaman kami dan para client.

Apa itu Lead Generation?

Lead Generation adalah suatu cara untuk mendatangkan prospek ke bisnis dengan melakukan serangkaian aktivitas digital marketing. Leads generation merupakan istilah yang umum dalam pemasaran vertikal secara online atau B2B Digital Marketing, yang merupakan salah satu fokus bidang keahlian kami.

Untuk marketing B2B, leads generation juga berguna untuk mengukur kinerja digital marketing dan sales. Dengan mendapatkan sejumlah leads atau prospek per bulan, dan mengukur kualitas prospek (lead scoring). Jika hal ini dilakukan, maka selanjutnya digital marketer dapat memperkuat strategi terbaik tersebut. Demikian taktik dan strategi yang tidak efektif dapat di seleksi kembali.

A/B testing merupakan salah satu aktivitas rutin yang dilakukan oleh para Growth Hacker (spesialis digital marketing untuk mendapatkan prospek bisnis).

Dalam hal ini, konversi atau leads yang datang selalu kami lacak dari mana asalnya, dan biasanya:

  1. Dari halaman artikel website dan klik tombol CTA (Call-to-action)
  2. Langsung mengunjungi halaman contact us
  3. Bahkan, kita dapat melacak asal pengunjung baik dari pencarian google maupun sosial media.

Dengan demikian, kita dapat menilai strategi digital marketing itu sendiri dan memilih taktik yang paling tepat sesuai analisa tersebut.

Biasanya, kami mendapatkan konversi dari serangkaian program inbound marketing melalui content marketing yang kemudian kami sebar melalui beberapa platform sosial media (LinkedIn, IG, FB, dan Twitter), yang kemudian kami boost dengan Paid Ads.

Hal tersebut kami jalankan untuk bisnis kami sendiri, maupun untuk client. Salah satu client kami, sebuah perusahaan B2B, selama 2 tahun terakhir telah mendapatkan rata-rata 10 prospek per bulan. Hasilnya, omset puluhan milyar ke ratusan milyar, it is real, no hoax.

Kenapa Lead Generation begitu penting untuk Bisnis sekarang ini?

Perilaku pelanggan (pembuat keputusan) di era digital ini semakin berubah. Perubahan tersebut harus dapat di adaptasikan dalam sebuah program digital marketing. Persaingan di era digital semakin menuntut sebuah bisnis untuk cepat beradaptasi ke jalur digital sesuai praktik terbaik.

Mungkin kita bisa bayangkan antara perusahaan yang tidak memiliki website, yang terbiasa main proyek tender di pemerintahan, dengan sebuah perusahaan yang memiliki website dan secara “ganas” memainkan program digital marketing.

Perusahaan yang belum beradaptasi ke jalur digital secara tepat, mungkin lebih jarang terlihat di saluran digital yang berpotensi untuk mendatangkan leads atau prospek untuk bisnis. Pada akhirnya, jika proyek atau tender pemerintahan tersebut tidak dapat, maka perusahaan harus tutup.

Untuk dapat efektif, berikut serangkaian aktivitas yang perlu dilakukan untuk lead generation:

 

Rubah Mindset

Ini hal yang pertama harus dilakukan bagi siapapun yang ingin mempertahankan atau memperkuat bisnisnya di era transformasi digital.

Digital marketing bukanlah satu-satunya hal yang dapat menjamin pertumbuhan bisnis Anda. Namun, wajib dilakukan.

Digital marketing merupakan bagian tak terpisahkan dari transformasi digital secara keseluruhan.

Tidak ada cara instan atau fast track .. kecuali kita memiliki anggaran belasan milyar rupiah untuk 1 hari.

Miliki Website Berkualitas

Fyi, sebuah website yang berkualitas tidak hanya dari sisi design saja, itu termasuk, tapi untuk lead generation harus:

  1. Mobile friendly
  2. Cepat di load di ponsel dan desktop (minimal 10 detik)
  3. SEO friendly
  4. Dapat membuat konten dengan layout design yang menarik, sehingga menjadi luxury content (ini penting untuk meningkatkan pengalaman pengunjung web).
  5. Memenuhi syarat keamanan. Google lebih memprioritaskan website yang aman.
  6. Mudah di tanamkan kode untuk analytics.

6 point di atas sangat diperlukan untuk efektivitas digital marketing.

 

Strategi Digital Marketing

Untuk mendapatkan leads, Anda harus memiliki strategi digital marketing yang sesuai dengan industri Anda. Ini mengkombinasikan pemahan bisnis, buyer persona, cara penyampaian dan pemilihan saluran untuk penyebaran.

Strategi digital marketing harus didukung anggaran yang solid. Untuk awal, anggaran dapat di ukur dengan jumlah traffic dan engagement yang di dapat. Selanjutnya, anggaran dapat di adaptasikan dengan jumlah leads yang dihasilkan per bulan.

Ada seorang profesional yang pernah mengukur biaya per leads, yakni sekitar Rp. 1.5 juta per leads.

Namun, untuk awal dan bagi anda yang belum memiliki keyakinan dalam transformasi digital dimana digital marketing merupakan bagian yang tak terpisahkan, tentu sulit untuk mempercayai pengukuran biaya berdasar leads.

Edukasi Team Sales

Team sales atau account manager atau apapun sebutannya di perusahaan Anda, harus di edukasi seputar penilaian prospek (leads scoring).

Prospek yang masuk dari website ke seluruh e-mail staff penjualan merupakan data berharga yang akan Anda olah baik untuk bisnis maupun untuk keperluan pemasaran kedepannya.

Tanpa leads scoring, kemungkinan program digital marketing Anda akan mengalami ‘cegukan’ ditengah jalan. Team sales harus memberikan feed back ke team digital marketing, agar program dapat meningkat menjadi #GrowthHacking.

 

KPI (Key Performance Index)

Miliki pengukuran kinerja atas aktivitas digital marketing Anda untuk setiap bulannya. Lakukan review dan analisa.

Anda dapat menggunakan Google Analytics untuk melacak darimana asal prospek, melalui topik pembahasan apa, melalui kata kunci pencarian apa, dan seterusnya.

Jika hari ini program digital marketing Anda belum efektif, anda tak perlu khawatir sepanjang Anda memiliki visibilitas pengukuran dan mengetahui apa penyebabnya. Anda selalu dapat perbaiki di kemudian hari.

Berdasar data tersebut, Anda dapat meningkatkan efektivitas program digital marketing Anda.

Untuk memberikan gambaran, berikut adalah contoh hasil dari lead generation yang kami dapatkan. Prospek ini dapat bernilai sekurangnya Rp. 2.5 juta per bulan atau sekitar Rp. 30 juta per tahun.

*mohon maaf, kami tidak dapat publikasikan leads yang diterima client kami.

Dengan gambaran tersebut, tentunya cukup mudah untuk membayangkan Tabel Leads Scoring yang dapat dibuat dengan menggunakan spread sheet atau program aplikasi seperti Trello.

Setelah itu, Anda dapat duduk bersama dengan konsultan digital marketing Anda untuk dapat melakukan  Tweaks atau penyesuaian.

Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Silahkan isi formulir..

8 + 11 =

by simplicity digital

Pin It on Pinterest

Share This