0 888 1 6262 52

Sangat penting untuk mengetahui berapa biaya iklan di Facebook yang dibutuhkan untuk branding online Produk agar dapat menganggarkan secara tepat. Kesalahan dalam penganggaran biaya iklan di Facebook dapat mengurangi efisiensi atau bisa juga mengurangi efektivitas kampanye branding online.

Berapa Biaya Iklan di Facebook untuk Branding Online Produk?

Suatu branding online ditujukan untuk meningkatkan kepedulian orang terhadap produk. Sudah menjadi hal umum, iklan yang berulang sampai pada seseorang merupakan iklan yang efektif. Oleh karena itu, biaya iklan di facebook akan bergantung pada jumlah cakupan target audience dikalikan berapa kali setiap pemirsa akan melihat iklan produk tersebut.

Kita akan bandingkan berapa biaya iklan di facebook untuk video marketing dan berapa biaya iklan di facebook untuk konten grafis.

Disini kita asumsikan bahwa setiap pemirsa harus melihat branding produk anda minimal 3 kali dalam sebulan. Produk merupakan produk elektronik perkantoran. Maka ini akan membutuhkan proses inbound mulai dari menarik pemirsa, menjaring follower / fans, edukasi produk, lead generation dan akhirnya call to action. Namun, saat proses menarik pemirsa, sekaligus kita dapat menjaring semuanya itu, tapi ini akan keluar dari pembahasan branding online.

Penargetan Pemirsa

Pertama kali yang dapat kita lakukan untuk mengetahui berapa biaya iklan di facebook untuk hal tersebut adalah dengan menetapkan target pemirsa. Misal, kita akan menargetkan branding untuk:

  • Wilayah Jabodetabek (wilayah penargetan pertama)
  • Usia 25 – 55 tahun (usia efektif)
  • Pendidikan minimal sarjana (tingkat pemakai personal dan pengambil keputusan di perusahaan)
  • Jenis industri tempat mereka bekerja
  • Pengadopsi awal teknologi
  • Pembelanja yang berinteraksi
  • Dan parameter lainnya, misal minat yang disesuaikan dengan produk anda.

Misal, hasil dari penargetan tersebut akan memberikan cakupan 8 juta pemirsa potensial.

Biaya Iklan di Facebook untuk Target Jangkauan

Rata-rata biaya iklan di facebook untuk konten grafis di fanspage berkisar Rp. 13.500 per 1000 view. Ini artinya untuk mencapai 8 juta views membutuhkan sekitar Rp. 108 juta. Akan tetapi ini baru dari keterlihatan saja, belum keterlibatan. Keterlibatan yang paling efektif adalah dengan berkunjungnya pemirsa ke website yang berisi informasi produk anda. Selain itu, iklan prospek (leads generation) juga bagus untuk produk B2B.

Keterlibatan akan memiliki dampak yang lebih efektif terhadap kampanye iklan di facebook. Oleh karena itu, untuk konten grafis sangat disarankan tidak sekedar upload foto di fanspage facebook. Anda harus membuat konten marketing di website produk anda dengan pertimbangan gambar utama yang akan di tampilkan di facebook. Begitu pemirsa klik gambar, maka akan langsung membuka halaman website anda dan mendapatkan informasi lebih banyak seputar produk anda.

Namun jika anda hanya upload foto atau gambar, begitu seorang pemirsa klik maka yang tampil hanya gambar tersebut yang di perbesar saja. Ini berpotensi membuat pemirsa pergi ke mesin pencari untuk mengetahui produk anda lebih lanjut, dan bisa saja mereka menemukan produk dari pesaing anda karena website mereka menempati posisi diatas website produk anda. Ini sangat penting jika anda tidak ingin hamburkan uang!

Tips Menghemat Biaya Iklan di Facebook

Seperti contoh content facebook disamping, jika di klik gambarnya maka pemirsa tersebut akan langsung beralih ke website yang ada pada konten iklan di facebook tersebut (facebook fanspage time line post).

Ini akan memberikan penghematan lebih besar jika dibanding dengan menempuh cara dengan menggunakan iklan facebook untuk jumlah klik ke website.

Jadi, misalkan kita meyakini bahwa iklan yang efektif adalah dengan pengulangan sebanyak 3 kali per pemirsa, maka iklan konten reguler ini membutuhkan biaya Rp. 324 juta untuk menjangkau 8 juta pemirsa sebanyak 3 kali.

Dengan strategi konten marketing yang tepat, seluruh proses inbound bisa anda dapatkan hingga hasil konversi pada penjualan. Akan tetapi konversi tersebut mungkin tidak akan lebih tinggi dari konversi yang berasal dari konten video marketing dan leads generation.

Biaya Iklan di Facebook untuk Konten Video

65% orang di Facebook menonton tiga detik pertama video Facebook akan menonton setidaknya 10 detik. 45% akan menonton selama 30 detik. Rata-rata orang di facebook melihat video dalam satu ukuran penuh video adalah 32%.

Facebook menghitung 1 view berdasar 3 detik video terlihat oleh pemirsa. Oleh karena itu, sangat penting untuk menempatkan brand produk anda di awal video (0s -1s). Biaya iklan di Facebook juga memakai sistem lelang dengan biaya berkisat Rp. 1500 hingga Rp. 7.500 per tayangan video.

Misalkan dari total jangkauan tersebut kita targetkan ke pemirsa yang lebih spesifik lagi, dan hasilnya menjangkau 1% dari total 8 juta pemirsa potensial di Jabodetabek.  Ini artinya, jika kita ingin video produk kita terlihat oleh 80.000 orang akan membutuhkan biaya antara Rp. 1500 x 80.000 hingga Rp. 7.500 x 80.000. Maka biaya rata-rata iklan facebook untuk menjangkau 80.000 pemirsa video produk adalah Rp. 360 juta.

ROI dari biaya iklan di Facebook perlu diperhatikan, oleh karena itu sebaiknya lakukan pemasangan iklan jenis apapun di facebook secara bertahap. Ini harus diselaraskan dengan konversi penjualan yang dihasilkan. Biasanya, 2 hingga 3 bulan setelah iklan di Facebook baru efeknya mulai terlihat.

Biaya Iklan di Facebook untuk Leads Generation

Daftar prospek calon pembeli dalam bentuk e-mail dan nomor telepon, merupakan data yang sangat berharga. Ini dapat menghemat biaya promosi penjualan produk dalam jangka panjang.

Biaya iklan prospek di Facebook berkisar antara Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 per prospek, rata-rata Rp. 10.000 per prospek. Jadi, jika anda ingin mendapatkan prospek potensial terhadap produk anda sebanyak 100.000 orang maka artinya akan membutuhkan anggaran biaya iklan sebesar Rp. 1 Milyar.

Iklan prospek selain meningkatkan brand produk anda ke pengguna yang tepat, juga menargetkan kepada orang yang akan membeli produk anda. Walaupun mereka tidak langsung membeli, tapi mereka sudah menyatakan minat terhadap informasi produk anda lebih lanjut.

Daftar prospek tersebut harus di followup baik dengan ‘cold sales‘ melalui panggilan telepon, dan bisa juga dengan e-mail marketing. Ini akan menghemat biaya dan waktu bagian pemasaran anda.

Strategi dan Kreativitas Konten Marketing Dapat Menghemat Biaya Iklan

Dengan mengkombinasikan video marketing dan konten marketing untuk branding online di facebook (dan sosial media lainnya), dapat kita simpulkan akan membawa penghematan dan efektivitas dalam branding online.

Konten grafis dan konten video yang menarik cenderung menghemat biaya iklan di Facebook. Terkadang, ada orang yang membagikan ulang iklan tersebut dan terlihat oleh orang-orang yang terhubung di timelinenya. Disinilah kreatifitas konten marketing memainkan perannya.

Sedangkan strategi digital marketing, merupakan peran penting yang utama. Untuk mendapatkan efisiensi dan efektivitas online branding, kita membutuhkan suatu kampanye ter-integrasi. Ini memerlukan perencanaan, terutama untuk produk B2B yang memerlukan proses inbound.

Efektivitas online branding untuk produk apapun, akan membutuhkan pemahaman terhadap bagaimana cara konsumen mengambil keputusan. Oleh karena itu, sebaiknya dalam melakukan online branding, tidak hanya mengandalkan iklan di facebook saja.

Akan tetapi perlu serangkaian set digital marketing terintegrasi sebagai berikut:

  • Website, sebagai basis konversi.
  • Konten website, sebagai basis promosi.
  • Elemen kreatif, video produk, grafis, dan sebagainya, sebagai basis untuk lebih menarik pemirsa.
  • Social branding, ini harus ditujukan sekaligus mendapatkan social signals untuk SEO halaman produk di website.
  • Call to Action, sebagai pembangkit leads dan penjualan.

Untuk lebih mudahnya, proses inbound online branding tersebut dapat terlihat pada grafis dibawah ini.

Our Integrated Digital Marketing Solutions

Kesimpulan

Dengan strategi dan creative content marketing yang dirangkum pada satu set program digital marketing terintegrasi, maka biaya promosi branding produk anda dapat lebih efisien dan efektif. Terintegrasi disini artinya tidak terpisah sendiri-sendiri, dimana konten konten hanya di iklankan di sosial media saja namun tidak ada berbasis dari product page di website anda.

Tanpa strategi dan konten marketing yang berkualitas, biaya kampanye secara keseluruhan dapat lebih besar. Dan sebesar apapun biaya kampanye tersebut, efektivitasnya tetap mengandung spekulasi yang jauh lebih tinggi terhadap tujuan online branding anda, yakni konversi.

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dalam memberikan gambaran berapa biaya iklan di facebook sebenarnya untuk para praktisi, dan khususnya untuk client dan para calon client 😉

Silahkan isi kolom disamping untuk dapat kami bantu menghitungkan berapa biaya iklan di facebook untuk online branding produk atau bisnis anda.

1 + 13 =

Pin It on Pinterest

Share This