Sebagaimana teknologi baru terus bermunculan, IT tetap menjadi kunci untuk transformasi pelayanan publik yang ada. IT menjadi semakin penting dalam cara perusahaan beroperasi dan memberikan kesempatan baru untuk mempercepat perubahan. Disamping itu, outsourcing IT juga dapat meningkatkan kelincahan dan mengurangi pemakaian modal untuk kebutuhan operasional IT. Dengan menggunakan jasa outsourcing IT, perusahaan dapat menghemat hingga 30%. Lantas, bagaimana outsourcing menghemat biaya IT anda hingga 30% ?

Memanfaatkan Potensi IT dengan Jasa Outsourcing

Memanfaatkan Potensi IT dengan Jasa OutsourcingAdopsi dan integrasi layanan cloud adalah salah satu daerah yang mendapatkan kecepatan terbaik di sektor publik dan swasta dan menciptakan pendekatan baru untuk memanfaatkan perkembangan IT terbaru.

Baik sektor publik maupun swasta, memanfaatkan potensi IT merupakan tantangan yang sering tidak mungkin layak untuk dijadikan fokus utama organisasi. Ini berarti bahwa Anda mungkin tidak memiliki skala atau daya beli teknis untuk selalu mendapatkan yang terbaik dalam urusan IT.

Dengan mitra outsourcing Anda dapat mencapai keduanya, mengamankan nilai terbaik dari vendor, kualitas layanan dan kebutuhan IT perusahaan dan anggaran yang dapat diprediksi. Hasil akhirnya adalah waktu untuk fokus pada strategi, inisiatif transformasional yang dapat membawa organisasi Anda ke depan. Tentunya hal tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan yang lebih baik ke pelanggan.

Sementara sektor publik lokal telah mengadopsi layanan dan outsourcing secara bersamaan di beberapa sektor, ada lebih banyak kesempatan untuk mencapai efisiensi. Banyak perusahaan besar dan pemerintahan di negara maju selama bertahun-tahun telah menikmati manfaat outsourcing dalam banyak fungsi termasuk IT. Perubahan struktural lokal dapat membuat menjadi rute yang lebih menarik untuk mengadopsi layanan digital bagi konsumen dan masyarakat.

Studi Kasus: Outsourcing Menghemat Biaya IT di Suatu Negara

Sebuah perusahaan Outsourcing IT di Inggris telah bekerja dengan Dewan Kota Southampton sejak tahun 2007. Merka telah membantu mencapai penghematan yang signifikan pada biaya IT, meningkatkan ketersediaan layanan dan mengadopsi cara-cara baru untuk bekerja.

Banyak dari sebagian besar layanan pemerintahan telah di digitalkan dan tersedia secara online melalui website baru. Antara lain, warga kini dapat melaporkan lubang, periksa jadwal pengambilan sampah dan pembayaran pajak daerah secara online. Hal ini dapat menghemat keuangan Pemda, dan membuat akses ke layanan yang tersedia untuk penduduk 24 jam sehari / 7 hari per minggu.

Mengadopsi teknologi mobile berarti bahwa sekitar 500 staf sekarang dapat bekerja dari jarak jauh. Hal ini menguntungkan daerah seperti Perbaikan Perumahan di mana staf dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang membutuhkannya. Pemda dapat memanfaatkan jasa Outsourcing IT untuk mengadopsi dan beradaptasi pada teknologi baru dengan mudah tapi tetap fokus untuk memberikan layanan berkualitas tinggi kepada warga.

Aspek Keamanan Cloud dan Kedaulatan Data

Cloud computing juga berdampak pada dunia outsourcing. Fleksibilitas dan kelincahan merupakan faktor menarik. Namun kekhawatiran terhadap keamanan dan kedaulatan data tetap ada. Misalnya, peraturan usaha, seperti utilitas, bank atau organisasi sektor publik harus berpikir hati-hati tentang keamanan data dan kedaulatan data. Bagi banyak orang, kedaulatan data mungkin tidak dapat diterima untuk menempatkan data penting di negara lain. Peran jasa IT outsourcing kini semakin membantu klien untuk membuat investasi yang tepat dalam layanan cloud privat / publik atau hibrida – dan membuat semuanya bekerja. Bagian ini sering diremehkan.

Dengan memakai jasa managed services yang telah ber-investasi secara signifikan pada sebuah fasilitas cloud-ready data center dapat memberikan fleksibilitas yang sama, fungsi dan kegunaan awan publik, tetapi menjamin keamanan data dan kedaulatan data. Itu berarti para pengguna jasa IT Outsourcing dapat yakin bahwa data mereka hanya berada di Indonesia.

Jasa Outsourcing Menghemat Biaya IT Hingga 30%

Layanan IT outsourcing menyatukan yang terbaik dari pelayanan publik dan cloud yang diantisipasi untuk mencapai penghematan sekitar 30% dalam biaya IT.  Manfaat keseluruhan sangat tergantung pada bagaimana organisasi mengadopsi komputasi utilitas tapi penghematan biaya dan transformasi layanan adalah apa yang membuat Outsourcing menjadi layak untuk anda pertimbangkan.

perbandingan vdi dengan desktop pc

Seperti dalam penggunaan desktop, sebuah jasa managed services dapat membuat sistem lingkungan Infrastruktur Virtual Desktop. Dengan menggunakan thin client, anda dapat menghemat biaya kepemilikan hingga 81%. Demikian dengan biaya maintenance. Hal ini akan lebih terasa bagi anda dalam kurun waktu 4 tahun kedepan. Dimana konsumsi listrik Thin Client + Server masih jauh lebih hemat ketimbang pemakaian PC stand alone. Dari sini sangat jelas outsourcing menghemat biaya kepemilikan IT dan biaya operasional IT secara reguler.

Disamping itu, keamanan dengan sistem thin client dapat lebih terjaga. Kebanyakan insiden keamanan disebabkan dari dalam. Dengan lingkungan Virtual Desktop terpusat, anda dapat bermitra dengan jasa outsourcing IT untuk memonitor seluruh aktivitas.

Selain itu, untuk anda perusahaan yang memiliki infrastruktur IT yang besar, sebuah jasa managed service dapat menghemat banyak uang anda dengan mengoptimalkan infrastruktur IT anda. Ada suatu saluran yang dikenal dalam DevOps yakni “Docker” yang dapat menghemat utilisasi infrastruktur IT anda, jauh lebih hemat dari sistem hypervisor.

Kesimpulan:

Dari penjelasan diatas, tentunya dapat dipahami bahwa jasa outsourcing menghemat biaya kepemilikan dan biaya operasional IT perusahaan anda. Bahkan hingga skala pemerintahan di suatu negara. Selanjutnya adalah : bagaimana cara memilih jasa outsourcing IT yang tepat dan cocok untuk bisnis anda.

Pin It on Pinterest

Share This