0 888 1 6262 52
Konsep dan Perancangan Modular Data Center Indonesia

Konsep dan Perancangan Modular Data Center Indonesia

Sebuah solusi modular data center mengambil ide-ide terbaik untuk desain, keandalan dan efisiensi dan paket semuanya ke dalam modul prefabrikasi, berulang dan optimalisasi operasional. Sekarang data center dapat tumbuh dan berkembang saat menggunakan teknologi modular yang semakin efisien. Menjelajahi produk dan penyedia pasar modular, serta manfaat yang pendekatan modular dapat memberikan memungkinkan pada perusahaan untuk lebih menyelaraskan infrastruktur TI mereka dengan kebutuhan lingkungan bisnis yang berkembang. Waktu yang dibutuhkan perancangan modular data center hingga terpasang lebih singkat dari membangun sebuah gedung atau ruangan tambahan untuk fasilitas colocation.

Konsep Modular Data Center

Konsep perancangan modular data center dapat bergeser dari definisinya, jika tidak di pahami secara komprehensif. Melalui sejarah singkat dari solusi data center modular, definisi dan kategorisasi solusi telah muncul. Sebuah data center modular dapat lebih didefinisikan sebagai sebuah pendekatan untuk perancangan data center yang menggabungkan unit-unit atau komponen dalam bentuk modul prefabrikasi.

Pasar modular dimulai dengan pendekatan standar internasional dalam bentuk ISO (International Standard Organization) dalam kontainer pengiriman. Hal ini telah berkembang pada vendor yang memproduksi segala sesuatu dari kontainer ke berbagai modular yang dirancang sebagai produk dan solusi untuk IT,  seperti sebagai sumber listrik dan pendinginan dalam bentuk modular. Konsep modular data center pada awalnya untuk mendukung unit tambahan pada suatu fasilitas data center.

Misal, sebuah fasilitas data center sedang membutuhkan pendinginan secara cepat untuk memenuhi standar suhu yang dipersyaratkan karena faktor cuaca. Maka data center tersebut dapat mengadakan sebuah sistem pendingin modular yang dapat dikirim dan di instal dengan cepat pada data center tersebut. Tentu pengadaan semacam ini dapat mengatasi masalah finansial seperti harus membangun sistem pendingin tambahan dari yang sudah terpasang. Apalagi pada era digital sekarang ini, dimana aliran data semakin banyak setiap detiknya, maka data center pun memerlukan solusi modular.

Selain itu, sebuah modular data center dapat berisi infrastruktur TI yang penuh, atau sebagai mini data center. Ini sangat berguna untuk perusahaan dan organisasi pemerintahan dalam pengadaan data center. Dengan menempatkan modular data center pada suatu wilayah, dimana terdapat lebih dari 75% pelanggan, maka akses ke aplikasi dan sistem operasi bisnis anda akan semakin lancar. Ingat, penurunan kualitas pengalaman pengguna dapat disebabkan karena faktor network latency. Dan network latency tersebut jika terlalu sering maka dapat disamakan kejadiannya dengan downtime. Downtime dapat menimbulkan konsekuensi biaya yang mahal dan kehilangan kepercayaan berbagai pihak.

Perancangan Modular Data Center

Di mana beberapa organisasi membangun lingkungan modular mereka untuk tujuan perencanaan kapasitas; organisasi lain memanfaatkan pusat data modular untuk operasi pemulihan bencana yang sangat efektif. Berikut beberapa faktor perancangan modular data center:

  • Kecepatan Pengadaan: solusi Modular memiliki kerangka waktu yang sangat cepat dari sisi pengadaan. Sebagai solusi standar, modular data center dapat dibuat dan dapat dipesan, disesuaikan dan dikirim ke lokasi data center dalam hitungan bulan (atau kurang). Memiliki modul diproduksi juga berarti bahwa pembangunan situs dapat berkembang secara paralel, bukan linier.
  • Skalabilitas: Dengan berulang, desain standar, mudah untuk mencocokkan permintaan dan infrastruktur secara cepat. Keterbatasan pada skala untuk data center modular adalah infrastruktur pendukung di lokasi data center dan lahan yang tersedia. Karakteristik lain dari skalabilitas adalah fleksibilitas. Dengan memiliki modul yang dapat dengan mudah diganti bila usang atau jika teknologi diperbarui diperlukan. Ini berarti organisasi dapat memperkirakan perubahan teknologi dalam beberapa bulan di muka. Sehingga, perencanaan untuk sebuah cloud data center tidak memerlukan waktu tahunan.
  • Agility: Mampu cepat membangun lingkungan data center tidak hanya berkisar pada kemampuan untuk skala. Menjadi gesit dengan platform data center berarti mampu dengan cepat memenuhi kebutuhan bisnis yang berkembang. Apakah itu berarti menyediakan layanan baru atau mengurangi downtime – perancangan modular data center secara langsung di sekitar bisnis dan infrastruktur dapat memberikan kelincahan operasional.
  • Mobilitas dan Penempatan: Sebuah perancangan modular data center harus dapat ditempatkan di mana pun di lokasi yang diinginkan oleh pengguna akhir. Sebuah kontainer dapat mengklaim mobilitas utama, sebagai metode yang disetujui ISO untuk transportasi internasional. Sebuah solusi modular mobile dalam arti bahwa hal itu dapat diangkut dalam potongan dan kembali berkumpul dengan cepat di tempat. Mobilitas adalah fitur yang menarik bagi mereka yang mencari solusi modular untuk pemulihan bencana. Hal tersebut dapat digunakan sebagai disater recovery center site dan harus dapat dibangun dan berjalan dengan cepat. Hal ini juga sangat memungkinkan dalam rangka penambahan kapasitas data center secara cepat.
  • Kepadatan dan PUE: Kepadatan di data center biasanya 100 watt per kaki persegi. Dalam solusi modular ruang yang digunakan sangat efisien dan fitur kepadatan sebanyak 20 kilowatt per kabinet. PUE dapat ditentukan pada commissioning.konsultan perancangan modular data center di indonesia
  • Efisiensi: Fakta bahwa modul produk rekayasa berarti bahwa subsistem internal terintegrasi menghasilkan efisiensi daya dan pendinginan dalam modul. Generasi pertama dan modul IT murni kemungkinan besar akan tidak memiliki keuntungan efisiensi selain yang dinikmati dari solusi penahanan yang sama dalam sebuah gedung data center. Memiliki pembangkit listrik modular di dekat server IT akan menghemat uang. Ada peluang untuk menggunakan platform manajemen energi menggunakan modular, dengan semua sub sistem yang direkayasa secara keseluruhan.
  • Disaster Recovery: Salah satu hal penting dalam perancangan modular data center adalah untuk ketahanan. Hampir 50% dari organisasi yang di survei melihat solusi pemulihan bencana sebagai bagian dari rencana pembelian mereka selama 12 bulan ke depan. Ini berarti menciptakan perancangan data center modular merupakan hal yang paling masuk akal. Cepat dibangun dan disebarkan, data center modular dapat dibangun sebagai sarana untuk pemulihan bencana yang langsung berjalan. Untuk organisasi-organisasi yang menjaga jumlah maksimum uptime, arsitektur modular dapat menjadi solusi yang tepat.
  • Penyiapan: Solusi modular data center dapat ditugaskan di mana ia dibangun dan memerlukan langkah-langkah yang lebih sedikit dilakukan setelah ditempatkan di lokasi data center.
  • Manajemen Gedung: Modular memungkinkan operator untuk membangun kelistrikan secara bertahap, bukan ruang. Banyak generasi kedua produk modular memiliki sistem pendinginan baru yang memanfaatkan udara luar. Sebuah perubahan radikal dalam perancangan modular data center yang menghilangkan keharusan membangun lokal baru. Modular dapat ditempatkan pada sebuah taman luar ruangan, dihubungkan dengan infrastruktur pendukung dan hanya dilindungi oleh pagar perimeter.

Kesimpulan:

Konsep modular data center diawali dengan kebutuhan data center untuk meningkatkan kapasitas secara cepat. Baik itu kebutuhan infrastruktur secara keseluruhan, maupun per modul. Modular data center berbeda dengan kontainer data center. Kontainer data center dapat menjadi bagian dalam satu set perancangan modular data center. Bagi para perusahaan besar, modular data center dibutuhkan sebagai solusi disaster recovery. Bagi sebagian perusahaan, modular data center ditujukan untuk dapat lebih meningkatkan pengalaman pengguna atau pelanggan.

Pin It on Pinterest