0 888 1 6262 52
Dampak Sosial Media Pada Reputasi Bisnis Dan Contoh Kasus

Dampak Sosial Media Pada Reputasi Bisnis Dan Contoh Kasus

Sosial media merupakan saluran digital yang paling aktif di akses oleh pengguna internet di Indonesia, sekitar 90 juta orang. Dalam hal ini, organisasi harus mulai memahami dampak sosial media pada reputasi bisnis.

Sosial media merupakan sarana untuk berinteraksi, bukan hanya sekedar untuk menyebarkan informasi. Dari aktivitas interaksi ini, suatu issue dapat menjadi viral, jika positif akan memberikan keuntungan atau “social money” dan jika negative maka akan berdampak buruk pada reputasi bisnis.

Contoh Dampak Sosial Media Pada Reputasi Bisnis

Beberapa waktu yang lalu telah menjadi viral cara memotong buah mangga seperti alpukat. Hal ini telah menjadi viral di Indonesia. Pada akhirnya, pemilik kebun mangga alpukat tersebut ‘kebanjiran’ order mangga alpukat. Ini merupakan contoh sederhana dampak sosial media pada bisnis.

Pada saat yang sama, terdapat gerakan aksi #UninstallTraveloka yang menjadi topic trending di twitter selama 2 hari. Tentunya akan ada dampak penurunan pengguna sebagai konsekuensi dari hal tersebut.

Dampak Aksi #UninstallTraveloka

Aksi ini dilatarbelakangi dari kejadian di malam penghargaan alumni Canisius. Pada acara tersebut, terjadi aksi Walk Out terhadap Anies Baswedan yang di prakarsai Ananda Sukarlan (Pianis Indonesia). Lantas kenapa traveloka terkena imbas ?

Ternyata ada informasi simpangsiur dari kejadian tersebut.

Sebetulnya Anies Baswedan disambut secara hangat dan dikabarkan bahwa, pendiri Traveloka ikut aksi Walk Out tersebut, ternyata owner Traveloka tersebut berhalangan hadir pada acara tersebut.

Sebetulnya kami sempat memberitahu pihak traveloka via twitter akan adanya aksi ini, namun tidak ada tanggapan. Pemberitahuan tersebut kami lakukan sebelum adanya tagar #UninstallTraveloka. Dan ini menarik perhatian kami untuk memantau fenomena ini secara intensive.

Dampak Sosial Media Terhadap Reputasi Bisnis Cukup Besar

Traveloka memiliki sekitar 15 juta pengguna atau orang yang install aplikasi mobile ticketing traveloka. Sebelum tagar #UninstallTraveloka kami pantau terdapat usage rank 24675 dan setelah adanya aksi #UninstallTraveloka menurun menjadi 25536, seperti yang dijelaskan pada grafis dibawah ini.

 

Sebelum aksi #UninstallTraveloka:
dampak sosial media terhadap bisnis traveloka 1
Setelah #UnsintallTraveloka Menjadi Trending Topic:
dampak sosial media terhadap penurunan penggunaan aplikasi traveloka

Ini artinya ada potensi penurunan pemakaian (instalasi) aplikasi Traveloka sekitar 3.5%. Jika pengguna aplikasi Traveloka sebelumnya ada 15 juta orang maka penurunan pengguna aplikasi Traveloka berkisar 525.000 pengguna. Ini hanyalah estimasi untuk dapat mengukur dampak sosial media terhadap reputasi bisnis dan berapa potensi kerugian bisnis.

Berdasar estimasi tersebut, selanjutnya kita dapat mengukur potensi kerugian Traveloka dari sisi biaya per instalasi (CPI, Cost per Instalation). CPI rata-rata untuk aplikasi android di google play sekitar Rp. 9.830. Jumlah ini dikalikan dengan estimasi penurunan pengguna, maka hasil yang didapat lebih dari Rp. 5 milyar.

Tentunya, dampak sosial media terhadap reputasi bisnis secara negative akan menjadi pada kerugian bisnis yang cukup besar. Ini baru dari sisi biaya per instalasi, belum dari potensi pendapatan atas transaksi pembelian tiket.

Pentingnya Respon Cepat di Sosial Media

Dari kejadian tersebut, kita dapat pahami bahwa dampak sosial media terhadap reputasi bisnis cukup besar. Akhirnya, kita harus akui bahwa respon yang cepat terhadap isu negative (dan juga positive) sangat diperlukan.

Seperti dijelaskan di awal artikel ini, sosial media merupakan tempat untuk berinteraksi, bukan sekedar untuk broadcasting. Dan kami melihat pihak Traveloka bukannya tidak merespon aksi #UninstallTraveloka, mereka merespon melalui saluran digital yang kurang cepat “attack ratenya” dalam kasus ini.

Press release dari Traveloka merupakan sebuah respon yang cukup baik dan tentunya diharapkan dapat meredam aksi tersebut. Akan tetapi tagar #UninstalTraveloka tetap terlihat di hari kedua. Ini artinya, untuk dapat merespon isu negative, perusahaan perlu terjun langsung ke saluran digital yang mempunyai pengaruh besar.

Pada akhinya, terdapat penurunan penggunaan aplikasi ticketing yang berpotensi memberikan kerugian pada perusahaan dengan jumlah milyaran rupiah. Selanjutnya, citra brand dapat terancam menurun dan jika ini terjadi, maka biaya untuk membangun brand tersebut dapat menjadi sebuah intangible cost yang perlu di hitung.

Dalam era digtal sekarang ini, cara pemasaran dan cara mempertahankan brand telah berubah. Press release di media berita (walaupun online) tetap merupakan cara lama yang disebut ‘Outbound’. Di era modern sekarang ini, teknik inbound telah mengantarkan efektifitas yang terbukti jauh lebih tinggi dibanding teknik outbound.

Untuk dapat melakukan respon cepat, perusahaan harus memiliki pemantauan sosial media (social media monitoring). Dengan cara ini, isu negative dan positif tidak hanya dapat dikumpulkan, akan tetapi trend dan influencer juga dapat di kumpulkan untuk analisa lebih lanjut.

Selanjutnya, dari data isu tersebut, kita dapat lakukan strategi PR (Public Relation) dengan memberikan tanggapan, pemahaman, penelusuran masalah, dan sebagainya. Ini dapat kita lihat pada perusahaan jasa telekomunikasi dan e-commerce, mereka selalu aktif menangani keluhan di sosial media dan menawarkan solusi melalui DM (direct message), sehingga dapat meredam dampak sosial media yang buruk terhadap reputasi bisnis.

Social Media Monitoring Untuk Menjaga Brand (Brand Advocacy)

Strategi komunikasi memang penting dalam pemasaran, namun di era digital sekarang ini harus lebih melibatkan teknologi, jika tidak, strategi komunikasi tidak dapat dilakukan secara efektif.

Untuk dapat efektif, pemantauan sosial media harus menjadi prioritas utama bagi bisnis, terutama untuk para praktisi pemasaran. Lihat grafis dibawah ini :

 

pemantauan sosial media

Dari ‘snapshot’ tersebut dapat kita lihat bahwa dari 100 tweet dapat menjangkau 133.608 akun pengguna Twitter dengan keterlihatan hingga 166.623 impressions.

Dari sini, kita dapat kaitkan dampak sosial media pada sebuah isu negative berpotensi mengurangi jumlah pengguna aplikasi Traveloka. Jika jumlah ini dibiarkan, kemungkinan penurunan pengguna aplikasi Traveloka dapat terus menurun. Oleh karena itu, social media monitoring sangat diperlukan untuk memahami dampak sosial media pada bisnis.

Selanjutnya, dengan menggunakan alat monitoring tersebut, kita dapat mencari para influencer sebagai target prioritas untuk dijangkau. Sampai disini, barulah strategi komunikasi dapat dilakukan bukan ?

Downtime Bukan Pilihan

Ada yang menarik dari kasus in, sebuah agen ticketing lainnya mencoba “mencuri peluang” dari kejadian ini. Hasilnya, website mereka down dan tidak bisa diakses. Downtime juga merusak reputasi bisnis, biaya downtime per jam dapat mengakibatkan biaya tinggi dan potensi kerugian yang cukup besar dalam bisnis.

Aplikasi dan situs web Traveloka hingga saat ini belum pernah dikabarkan downtime. Ketersediaan layanan merupakan faktor penting dalam siklus bisnis digital sekarang ini. Tentunya pengalaman pengguna harus ditingkatkan dan reputasi bisnis harus dapat dijaga.

Bisnis serupa Traveloka dapat menggunakan pencadangan sistem dan autoscalling untuk mencegah donwtime yang diakibatkan lonjakan penggunaan. Hal ini memang memerlukan orkestrasi dan otomasi, terutama pada bisnis ticketing yang sering mengalami lonjakan penggunaan. 

Kesimpulan dan saran:

Dampak sosial media terhadap bisnis cukup besar, karena pengguna internet Indonesia banyak yang aktif di sosial media. Untuk dapat mencegah isu negative dan melakukan strategi komunikasi, perusahaan harus menempatkan alat social media monitoring.

Bisnis yang lambat merespon isu negative di sosial media berpotensi mengalami kerugian yang cukup besar. Perusahaan memerlukan team yang aktif untuk mengelola sosial media. Untuk dapat mengelola sosial media secara efektif, perusahaan memerlukan peralatan monitoring yang sekaligus dapat menganalisa trend positif dan negatif dari brand anda.

Mencegah lebih efisien dan mudah dari pada menangani isu negative yang sudah berkembang, apalagi jika sudah menjadi viral. Mulailah untuk memantau isu di sosial media karena ini dapat berdampak pada SWOT anda dan pahami saluran digital marketing yang tepat untuk dijadikan prioritas dalam kasus-kasus tertentu.

Strategi Digital Marketing Yang Efektif untuk B2B dan B2C

Strategi Digital Marketing Yang Efektif untuk B2B dan B2C

Tahun 2017 merupakan era transformasi digital di Indonesia. Kita dapat melihat pergeseran ad placement (penempatan iklan) dari media offline ke media online. Namun menurut pemantauan kami, di Indonesia masih sedikit yang menggunakan taktik strategi digital marketing. Baik untuk perusahaan startup digital sekalipun yang sudah mengandalkan digital marketing untuk promosi, namun strategi digital marketing yang mereka pakai masih berkesan “terlalu instan”.

Untuk mencapai target audience jutaan orang, digital marketing membutuhkan biaya yang tidak sedikit di awal kampanye untuk menarik perhatian netizen. Oleh karen itu, dalam melakukan kampanye digital, baik untuk bisnis B2B maupun B2C, kita harus menggunakan strategi digital marketing yang tepat. Ini akan berguna untuk pencapaian target dan efisiensi biaya iklan online.

Definisi Strategi Digital Marketing

Strategi merupakan sebuah rencana aksi yang akan dilaksanakan dengan menggunakan beberapa taktik. Sedangkan Digital marketing merupakan pemasaran secara digital, atau pemasaran secara online. Jadi, Strategi Digital Marketing adalah: Suatu rencana aksi promosi pemasaran yang akan dijalankan pada saluran online.

Berdasar definisi digital marketing tersebut, dapat kita ketahui juga bahwa strategi digital marketing membutuhkan pemahaman yang kuat mengenai karakteristik saluran digital marketing yang ada saat ini. Ada beberapa saluran digital marketing yang cocok untuk B2B dan ada yang cocok untuk B2C. Setelah kita memahami karakteristik saluran digital marketing tersebut, barulah kita dapat menentukan serangkaian rencana pemasaran digital dengan strategi yang lebih tepat sasaran.

Tanpa pemahaman tersebut, tentunya strategi digital marketing tidak akan berjalan efektif. Misal, produk B2C seperti pakaian, sepatu, dan sebagainya di iklankan di kanal B2B seperti Linkedin. Akan lebih efektif untuk produk B2C di iklankan di kanal seperti Youtube, Facebook/Instagram dan Twitter. Demikian untuk produk atau jasa B2B, akan lebih efektif jika penempatan iklan di media online seperti Linkedin dan beberapa situs portal untuk bisnis.

Manfaat Strategi Digital Marketing

Pemasaran digital memberi bisnis pada berbagai ukuran akses ke pasar massal dengan harga terjangkau. Digital marketing tidak seperti iklan TV atau iklan cetak di media masa. Digital marketing memungkinkan pemasaran yang benar-benar dipersonalisasi.

Berikut beberapa manfaat utama digital marketing yang meliputi:

  • Jangkauan global

    Sebuah situs web memungkinkan Anda menemukan pasar baru dan perdagangan secara global hanya dengan investasi kecil. Biaya digital marketing untuk menjangkau pasar akan lebih besar pada awalnya. Seiring dengan perbaikan kualitas pada website, maka biaya untuk menjangkau konsumen akan semakin efisien.

  • Menurunkan biaya

    Kampanye pemasaran digital yang direncanakan dengan strategi digital marketing yang benar dan ditargetkan secara efektif dapat menjangkau pelanggan yang tepat dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada metode pemasaran tradisional.
    Dengan teknik yang tepat, digital marketing akan memberikan kekuatan pada website dan akun sosial media anda, sehingga biaya dapat semakin menurun di tahun-tahun selanjutnya.

  • Hasil yang dapat dilacak dan terukur

    Mengukur pemasaran online Anda dengan analisis web dan alat metrik online lainnya mempermudah menentukan seberapa efektif kampanye Anda. Anda bisa mendapatkan informasi rinci tentang bagaimana pelanggan menggunakan situs Anda atau menanggapi iklan Anda. Analisis Web dapat disiapkan untuk menunjukkan dengan tepat berapa banyak uang yang Anda hasilkan dari setiap teknik digital marketing yang anda gunakan.

    Tanpa pengukuran, baik untuk digital marketing maupun traditional marketing seperti iklan cetak, TV, dan sebagainya, maka anda sulit untuk dapat mengetahui seberapa efektif biaya yang anda keluarkan. Sehingga, kini para CMO (Chief Marketing Officer) tidak perlu menebak-nebak lagi dalam menentukan anggaran biaya pemasaran.

  • Personalisasi

    Jika basis data pelanggan Anda ditautkan ke situs web Anda, maka setiap kali seseorang mengunjungi situs ini, Anda dapat menyapa mereka dengan penawaran yang ditargetkan. Semakin banyak mereka membeli dari Anda, semakin Anda dapat memperbaiki profil pelanggan Anda dan memasarkannya secara efektif kepada mereka.
    Ini merupakan kunci dari re-marketing.

  • Keterbukaan

    Dengan terlibat di media sosial dan mengelolanya dengan hati-hati, Anda dapat membangun loyalitas pelanggan dan menciptakan reputasi karena mudah terlibat. Ini dapat mendukung tujuan “Brand Connect”.

  • Efek Viral

    Pemasaran digital memungkinkan Anda membuat kampanye yang menarik menggunakan beragam jenis konten multimedia. Di internet, kampanye ini dapat memperoleh efek viral, disebarkan dari pengguna ke pengguna dan memiliki penyebaran cepat seperti virus. Tentunya, dengan konten yang kuat maka biaya pemasangan iklan online dapat lebih efisien.

  • Konversi yang dapat ditingkatkan

    Jika Anda memiliki situs web, maka pelanggan Anda hanya berjarak beberapa klik dari menyelesaikan pembelian. Tidak seperti media lain yang mengharuskan orang untuk bangun dan melakukan panggilan telepon, atau pergi ke toko. Pemasaran digital juga bisa mengarahkan pengguna internet untuk datang ke tempat anda, misal untuk sebuah acara atau event musik dan olah raga.

Bersama-sama, semua aspek pemasaran digital ini memiliki potensi untuk menambah penjualan lebih banyak. Oleh karena itu, jika kita bicara “digital marketing” ini adalah sebuah rangkaian proses terintegrasi yang berdasar dan memiliki tujuan. Dan akhirnya, sebuah strategi digital marketing otomatis dibutuhkan.

Konsep Inbound Merupakan Strategi Digital Marketing Secara Keseluruhan

Selanjutnya, strategi digital marketing memerlukan pemahaman bagaimana cara konsumen mengambil keputusan yang di implementasikan pada dunia online. Ini akan berguna untuk membuat rencana aksi pada strategi digital marketing anda. Ini merupakan dasar dalam strategi digital marketing dan dikenal dengan sebutan “Inbound Process” atau proses inbound.

Proses inbound akan berguna untuk pengukuran kinerja digital marketing (KPI, Key Performance Index). Tanpa KPI, tentunya pengukuran ROI atau pengembalian investasi digital marketing hanya dapat dilakukan pada sisi penjualan saja (target akhir). Sedangkan pada digital marketing, sebelum ROI final kita harus mengukur ROI lainnya untuk pengukuran. Ini sangat diperlukan, karena program digital marketing umumnya berjalan minimal 1 tahun.

Kenapa Digital Marketing Memerlukan Waktu Minimal 12 Bulan ?

Sebetulnya tidak ada standar baku untuk itu, namun ini akan mengacu pada proses inbound yang efektif. Proses inbound tersebut memiliki 4 tahap:

Attract

Pada tahap ini, jangkauan pemirsa merupakan target utama. Jadi, pengukuran kinerja digital marketing (KPI) akan berdasar pada jumlah jangkauan pemirsa. Tahap ini juga dikenal sebagai “Brand Activation” atau “Brand Awareness”. Dan umumnya, ini dilakukan paling cepat selama 3 bulan.

Tahap demi tahapan pada proses inbound ini harus mengarah pada tahap selanjutnya. Oleh karena itu, pada tahap ‘attract‘, seluruh konten diarahkan untuk menarik minta pemirsa untuk lebih mengetahui produk yang ditawarkan.

Digital marketing sangat efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran untuk seluruh jenis dan skala bisnis.

Interest

Ini merupakan tahap untuk kampanye “product knowledge“. Tanpa pengetahuan produk, tentunya para konsumen yang mulai mengingat brand anda akan kesulitan untuk mengambil keputusan. Kecuali mereka yang tergolong rajin untuk melakukan penelitian mendalam tentang suatu produk, namun jika kita biarkan para pemirsa yang sudah mengetahui brand produk kita tersebut untuk mencari informasi sendiri tanpa kita arahkan, maka ada kemungkinan pada tahap pengambilan keputusan mereka akan memilih produk dari pesaing.

Oleh karena itu, dengan menyediakan konten iklan yang mengarah pada website produk anda, maka strategi digital marketing pada tahap ini dapat lebih terarah. Selanjutnya, tahap ini akan menuju untuk mendorong para pemirsa untuk mengambil keputusan. Buatlah konten yang menarik, seperti betapa menyenangkan menggunakan produk anda, dan betapa beruntungnya memiliki produk tersebut.

Pengukuran strategi digital marketing pada tahap ini akan seputar keterlibatan dengan pemirsa di sosial media (like, follow, reply), dan jumlah pengunjung website.

Decision

Dalam tahap ini, seluruh aktivitas kampanye digital marketing harus diarahkan untuk mendorong tindakan “SEGERA”. Ini biasanya dilakukan pada kuartal ke-tiga dari program pemasaran online. Anda akan membutuhkan potongan harga, gimmick atau memberikan bonus dan hadiah, dan sebagainya. Seluruh konten harus mengarah pada “Strong Call to Action“.

Pengukuran kinerja dalam tahap ini dapat berupa halaman produk mana yang paling banyak dilihat, persentase pentalan balik ke website anda (bounce rate), dan jumlah keterlihatan halaman per pengunjung. Seluruh aktivitas juga harus mengarah pada konversi.

Conversion

Konversi dapat berupa pembelian produk langsung di website anda. Namun, untuk perusahaan B2C yang memiliki distributor atau agen, konversi penjualan tersebut akan terjadi di sisi penjualan para agen dan distributor tersebut. Oleh karena itu, pengukuran kinerja pada tahap ini dapat dilihat pada halaman website yang menyediakan informasi “Where To Buy“.

Pada tahap ini, seluruh aktivitas digital marketing akan dikerahkan agar orang menghubungi anda atau menekan tombol “Buy Now” di situs toko online anda.

Pada gambar disamping, kita dapat melihat konsep inbound pada digital marketing berbentuk seperti corong. Ini di adaptasi berdasar bagaimana cara konsumen mengambil keputusan. Pengguna internet di Indonesia ada ratusan juta orang. Untuk itu, kita perlu targetkan iklan secara spesifik pada paid media.

Digital marketing sangat fleksibel, penempatan iklan dan target pemirsa dapat disesuaikan. Ini akan sangat berguna dalam proses implementasi digital marketing, karena biasanya program digital marketing memerlukan penyesuaian pada praktiknya untuk mendapatkan efektivitas yang lebih tinggi. Tanpa penyesuaian, artinya program digital marketing tidak memiliki strategi.

Masing-masing tahap tersebut, minimal dilakukan selama 3 bulan untuk dapat berjalan efektif. Pengukuran sangat penting, karena pada prosesnya, strategi digital marketing memerlukan penyesuaian. Jika ada yang tidak sesuai pada target kinerja, kita dapat pahami melalui pengukuran tersebut dan selanjutnya melakukan penyesuaian.

Perlu diingat, marketing adalah upaya pemasaran. Sedangkan penjualan akan ditangani oleh pihak penjualan. Oleh karena itu, strategi digital marketing yang efektif harus didukung dengan kesiapan tim penjualan di lapangan. Ini harus dicapai dengan tingkat perhatian dan kepedulian yang tinggi dari tim penjualan. Dan tim penjualan harus dapat memahami unsur “kecepatan” dan “ketepatan” dalam melayani pelanggan yang berasal dari online.

Strategi Digital Marketing untuk B2B dan B2C

Secara keseluruhan, kita dapat memakai istilah RACE (Reach, Act, Convert, Engage) dalam konsep strategi digital marketing. Ini merupakan implementasi dari strategi digital marketing. 

Seperti pada konsep inbound marketing diatas, Reach merupakan strategi digital marketing untuk menjangkau konsumen online agar mulai mengenal merk hingga mengetahui produk anda. Dengan demikian, konten promosi harus mengarah pada Brand dan Produk. Setelah itu lakukan penyebaran pada :

Paid Media

Merupakan saluran berbayar, seperti iklan Facebook, Google Adwords, Youtube Ads, Linkedin Advertising, penempatan banner dan advertorial pada situs-situs yang paling banyak di kunjungi. Dengan kata lain, paid media adalah penempatan iklan online. Dan untuk strategi digital marketing yang efektif, anda harus memahami karakteristik masing-masing tempat iklan online tersebut.

Owned Media

Merupakan website perusahaan atau website toko online. Jika anda adalah distributor atau product principal maka siapkan sebuah halaman “Where To Buy” agar strategi digital marketing anda dapat berjalan lebih efektif.

Earned Media

Earned media adalah website pihak ketiga yang memiliki ranking tinggi pada mesin pencari google. Anda dapat menyiapkan konten marketing yang berkualitas dan ditayangkan pada website tersebut. Ini akan mendorong konversi dan meningkatkan kualitas SEO website perusahaan anda. Pengunjung website anda akan bertambah banyak dengan cara ini. Namun, harus dilakukan secara konsisten, terus menerus dengan konten yang bermanfaat.

Lebih dari 60% konsumen online akan membeli produk melalui saran atau referensi dari website lain. Ini adalah langkah menarik dalam strategi digital marketing dan merupakan suatu cara yang lebih efektif untuk mendorong konversi.

Untuk pasar B2B, konten marketing merupakan cara efektif untuk mendapatkan prospek. Untuk B2C, konten marketing dapat mendorong penjualan langsung. Ini harus dijalankan dengan taktik yang tepat sesuai praktik dan pengalaman terbaik.

ACT disini maksudnya adalah interaksi atau keterlibatan dengan para pemirsa iklan atau pemirsa website. Mendorong interaksi di situs web dan media sosial untuk menghasilkan prospek merupakan tantangan besar bagi pemasar online.

Meningkatkan dan Mengukur Kinerja Interaksi

Pada proses inbound marketing, merupakan tahapan diantara “Interest” dan “Decision”. Jadi, upaya digital marketing yang perlu dilakukan disini adalah dengan mendorong pemirsa untuk lebih tergerak dalam mengambil keputusan.  Ini tentang membujuk pengunjung situs atau prospek mengambil langkah berikutnya.

Bagi banyak jenis bisnis, terutama Bisnis-ke-Bisnis atau B2B, ini berarti menghasilkan prospek, namun mungkin berarti mencari tahu lebih banyak tentang perusahaan atau produknya, mencari untuk menemukan produk atau membaca posting blog. Anda harus menentukan tindakan ini sebagai sasaran tingkat teratas dari corong di analytics. Google Analytics Goals dapat mencakup “Produk yang Dilihat”, “Ditambahkan ke Keranjang”, “Terdaftar sebagai anggota” atau “Mendaftar untuk mendapatkan e-newsletter.

Tahapan ini juga tentang mendorong partisipasi berbagi konten melalui media sosial atau ulasan pelanggan. Oleh karena itu,  efektivitas strategi digital marketing dalam tahap ini dapat dicapai melalui konten yang relevan dan menarik.

Selain interaksi di sosial media, bounce rate dapat digunakan untuk mengukur kinerja strategi digital marketing dalam tahap ini. Ini juga memerlukan pemantauan pada prilaku pengunjung di website anda (web visitor behaviour).

Ini adalah konversi penjualan. Upaya digital marketing dikerahkan untuk mendorong pemirsa mengambil langkah penting berikutnya yang mengubahnya menjadi pelanggan yang membayar apakah pembayaran dilakukan melalui transaksi E-niaga online, atau saluran offline.

Ini adalah proses jangka panjang yaitu, mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pembeli pertama kali untuk membangun loyalitas pelanggan sebagai pembelian berulang menggunakan komunikasi di situs Anda, kehadiran sosial, email dan interaksi langsung untuk meningkatkan ‘nilai umur pelanggan’.

Hal ini dapat diukur dengan tindakan berulang seperti penjualan berulang dan berbagi konten melalui media sosial. Kita juga perlu mengukur persentase pelanggan aktif (atau email pelanggan) dan kepuasan pelanggan dan rekomendasi menggunakan sistem lain.

Teknik digital marketing yang dapat kita gunakan disini adalah re-marketing baik menggunakan e-mail campaign, Google adwords, dan facebook pixels.

Dengan demikian, jelas sudah kenapa digital marketing memerlukan waktu minimal 12 bulan. Dan digital maketing ini bukan merupakan pekerjaan satu kali, tapi harus di lakukan terus menerus, sebab jika tidak dilakukan terus menerus maka pesaing anda bisa saja menyusul anda dengan melakukan aksi digital marketing di tahun selanjutnya.

Contoh Digital Marketing untuk B2B dan B2C

Untuk memudahkan anda dalam mendapatkan gambaran strategi digital marketing, berikut kami sampaikan contoh strategi digital marketing untuk B2B dan B2C.

B2B Marketing

Contoh Digital Marketing untuk B2B

Pada pemasaran bisnis-ke-bisnis, umumnya tujuan dari strategi digital marketing adalah mendapatkan prospek. Dengan demikian, seluruh konten diarahkan untuk mendapatkan prospek. Dalam tahap awareness, anda dapat memperkenalkan nama usaha dan jenis usaha anda.

Selanjutnya, buatlah konten yang mengarah pada buyer persona sesuai segmen bisnis anda untuk mendorong minat pada produk atau layanan bisnis anda. Konten tersebut dapat anda buat melalui corporate blog atau pada earned media yang memiliki kekuatan dalam mendorong posisi pencarian di google. Konten yang efektif untuk B2B adalah yang dapat meyakinkan target anda bahwa perusahaan anda memang ahli dan dapat diandalkan dalam bidang tersebut.

Untuk dapat mendorong pengambilan keputusan, anda memerlukan konten seputar paint point dan keuntungan bermitra atau memakai produk anda. Ini seperti menyadarkan pemirsa mengenai masalah yang mereka hadapi dan bagaimana bisnis anda dapat membantu mereka.

Konversi dapat diukur pada berapa banyak orang yang menghubungi anda baik via telepon maupun formulir kontak online.

B2C Marketing

Contoh Digital Marketing untuk B2C

Tujuan strategi digital marketing pada B2C adalah mendapatkan penjualan, pelanggan, pendaftar dan hal semacam itu. Namun, perlu kita pahami juga, bahwa penjualan produk B2C ada yang dilakukan langsung oleh perusahaan dan ada juga yang melalui saluran distribusi, khususnya untuk para principal atau pabrikan.

Dalam tahap awareness, anda bisa mengaktifkan brand perusahaan anda. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan produk yang dapat mengundang ketertarikan konsumen online. Misal, jika anda menjual produk scanner, tampilkan konten yang menarik dengan grafis yang mendukung dan kata-kata yang kuat. Intinya, konten anda harus memiliki tema. Tiap tema memiliki dasar dan tujuan, serta dapat mengarah pada tahapan pengambilan keputusan.

Dalam tahap Decision, anda dapat menggunakan promo “On Sale” dan sejenisnya, untuk mendorong pengambilan keputusan. Untuk principal, anda dapat menggunakan “Tempat Membeli”, “Dimana Bisa Beli”, “Dapatkan Sekarang Juga” dan sebagainya. Selanjutnya, konversi akan dapat dilihat pada berapa banyak order dan penjualan.

Setelah memahami definisi dan konsep strategi digital marketing, maka segera kita dapat menyiapkan strategi digital marketing yang efektif untuk bisnis.

Menyiapkan Strategi Digital Marketing

Awalnya, kita perlu mengetahui target dari aksi digital marketing ini. Misal untuk meningkatkan brand awareness, ketertarikan produk, hingga pada target penjualan. Setelah itu, kita dapat menentukan siapa saja yang terlibat dalam program ini, dan teknik apa saja yang akan kita pakai.

 Siapa saja yang terlibat?

Untuk menjalankan program digital marketing yang efektif, anda akan memerlukan team yang terdedikasi untuk hal ini, seperti sebagai berikut:

  • Perumus Strategi yang dapat menerjemahkan peta bisnis anda dan pesaing dalam strategi digital marketing
  • Konsultan Senior yang memahami industri secara keseluruhan
  • Konsultan yang memahami implementasi digital marketing
  • Ahli SEO yang berpengalaman dan tetap update dengan algoritma mesin pencari
  • Perumus strategi konten, untuk membuat tema konten sesuai rencana aksi pada proses inbound
  • Copywriter yang dapat membuat konten sesuai arahan perumus strategi
  • Graphic designer untuk membuat konten grafis yang menarik
  • Web developer untuk meningkatkan kualitas website, menerapkan dan memantau pengukuran
  • Spesialis Social media yang memahami karakteristik masing-masing sosial media, dan memahami cara berinteraksi baik untuk viral maupun untuk membentuk emotional connection.
  • Photographer dan Videographer untuk mendukung konten grafis dan video marketing

Teknik apa saja yang dapat digunakan?

Berikut teknik yang dapat digunakan dalam menjalankan strategi digital marketing:

  • Search Engine Optimization (SEO). Dengan meningkatkan popularitas website anda pada mesin pencari, ini dapat menghemat biaya promosi online anda dari waktu ke waktu.
  • Konten Marketing. Blogging dan penulisan konten baik pada owned media maupun pada earned media, kemudian di sebar pada paid media. Konten dapat berupa multimedia, dan artinya termasuk pada pembuatan video.
  • Social Media Marketing. Menyebarkan konten untuk menjangkau pemirsa, mendorong ketertarikan, mendorong pengambilan keputusan dan meningkatkan loyalitas.
  • Strategi Landing Page. Berguna untuk konversi dan segala macam pengukuran kinerja.
  • Strategi Call-To-Action. Untuk mendorong pengambilan keputusan.
  • Otomasi Marketing. Untuk menghemat waktu, misal dengan otomasi e-mail marketing, atau otomasi publikasi konten pada sosial media. Setiap ada konten baru, akan terpublikasi di seluruh akun sosial media perusahaan anda.
  • Lead Nurture Strategy dan Public Relations (PR). Untuk meningkatkan loyalitas, posisi brand, mencegah / meredam aksi “black campaign“.

Setelah mengetahui siapa saja yang terlibat dan teknik apa saja yang akan digunakan. Selanjutnya, mulailah menyusun konsep untuk program digital marketing untuk 1 tahun. Buatlah rincian per tahap inbound marketing diatas, tema apa saja yang akan di usung, dan pastikan tiap tahap tersebut memiliki tema yang semakin mengarah pada tahap-tahap selanjutnya.

Tentukan bagaimana anda dapat mengukur kinerja digital marketing. Tanpa ini, efektivitas digital marketing akan tetap menjadi misteri atau menjadi pertanyaan besar. Terutama jika program digital marketing anda tidak berjalan sesuai harapan. Dengan pengukuran kinerja, kita dapat memantau kinerja dan melakukan perbaikan atau penyesuaian dari waktu ke waktu.

Sebetulnya, teknik digital marketing diatas telah kamu ulas sebelumnya secara lebih jelas pada artikel mengenai Faktor Penting Dalam Pemasaran Digital.

Selalu pantau pesaing anda, baik melalui akun sosial media mereka, melalui popularitas di mesin pencari dan sebagainya. Ini akan berguna untuk pengambilan keputusan anda, akan memperbesar anggaran digital marketing, atau memperkecil untuk sementara waktu.

Kesimpulan:

Strategi digital marketing merupakan rangkaian rencana dan aksi yang ditujukan untuk meningkatkan popularitas merk hingga meningkatkan penjualan. Masing-masing bisnis bersifat unik, oleh karena itu implementasi strategi digital marketing dapat berbeda-beda, terutama pada konten dan pemilihan saluran penyebaran. 

Pengukuran sangat diperlukan untuk menyesuaikan atau memperbaiki kinerja digital marketing. Tanpa pengukuran, program digital marketing anda akan menjadi sebuah misteri atau hanya sekedar menghamburkan uang perusahaan.

Digital marketing selalu transparan dalam pengukuran, sehingga pengeluaran biaya dapat lebih efektif dan upaya dapat dilakukan untuk efisiensi biaya promosi. ini merupakan alasan utama kenapa 2018 banyak perusahaan besar di Indonesia akan mulai berpindah dari iklan offline ke iklan online.

Konsultan Digital Marketing

Dengan kemampuan memahami bisnis client dan dengan pengalaman strategi digital yang terbukti, kami dapat anda andalkan sebagai mitra pemasaran online anda.

Jadi, jika anda tidak mengubah bentuk promosi marketing anda dari iklan offline ke digital marketing, mungkin pesaing anda akan melakukannya terlebih dahulu dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Dan perlu diingat, bahwa digital marketing tanpa strategi akan menjadi sarana pemborosan.

Memang tidaklah mudah untuk mengedepankan pandangan transformasi digital di perusahaan anda. Oleh karena itu, anda memerlukan agen perubahan, yakni sebuah konsultan digital marketing untuk dapat membantu para manajer pemasaran dalam menularkan virus transformasi digital. Segera lakukan sekarang juga, atau pesaing anda akan melakukan lebih dulu.

Berapa Biaya Iklan di Facebook untuk Branding Online Produk?

Berapa Biaya Iklan di Facebook untuk Branding Online Produk?

Sangat penting untuk mengetahui berapa biaya iklan di Facebook yang dibutuhkan untuk branding online Produk agar dapat menganggarkan secara tepat. Kesalahan dalam penganggaran biaya iklan di Facebook dapat mengurangi efisiensi atau bisa juga mengurangi efektivitas kampanye branding online.

Berapa Biaya Iklan di Facebook untuk Branding Online Produk?

Suatu branding online ditujukan untuk meningkatkan kepedulian orang terhadap produk. Sudah menjadi hal umum, iklan yang berulang sampai pada seseorang merupakan iklan yang efektif. Oleh karena itu, biaya iklan di facebook akan bergantung pada jumlah cakupan target audience dikalikan berapa kali setiap pemirsa akan melihat iklan produk tersebut.

Kita akan bandingkan berapa biaya iklan di facebook untuk video marketing dan berapa biaya iklan di facebook untuk konten grafis.

Disini kita asumsikan bahwa setiap pemirsa harus melihat branding produk anda minimal 3 kali dalam sebulan. Produk merupakan produk elektronik perkantoran. Maka ini akan membutuhkan proses inbound mulai dari menarik pemirsa, menjaring follower / fans, edukasi produk, lead generation dan akhirnya call to action. Namun, saat proses menarik pemirsa, sekaligus kita dapat menjaring semuanya itu, tapi ini akan keluar dari pembahasan branding online.

Penargetan Pemirsa

Pertama kali yang dapat kita lakukan untuk mengetahui berapa biaya iklan di facebook untuk hal tersebut adalah dengan menetapkan target pemirsa. Misal, kita akan menargetkan branding untuk:

  • Wilayah Jabodetabek (wilayah penargetan pertama)
  • Usia 25 – 55 tahun (usia efektif)
  • Pendidikan minimal sarjana (tingkat pemakai personal dan pengambil keputusan di perusahaan)
  • Jenis industri tempat mereka bekerja
  • Pengadopsi awal teknologi
  • Pembelanja yang berinteraksi
  • Dan parameter lainnya, misal minat yang disesuaikan dengan produk anda.

Misal, hasil dari penargetan tersebut akan memberikan cakupan 8 juta pemirsa potensial.

Biaya Iklan di Facebook untuk Target Jangkauan

Rata-rata biaya iklan di facebook untuk konten grafis di fanspage berkisar Rp. 13.500 per 1000 view. Ini artinya untuk mencapai 8 juta views membutuhkan sekitar Rp. 108 juta. Akan tetapi ini baru dari keterlihatan saja, belum keterlibatan. Keterlibatan yang paling efektif adalah dengan berkunjungnya pemirsa ke website yang berisi informasi produk anda. Selain itu, iklan prospek (leads generation) juga bagus untuk produk B2B.

Keterlibatan akan memiliki dampak yang lebih efektif terhadap kampanye iklan di facebook. Oleh karena itu, untuk konten grafis sangat disarankan tidak sekedar upload foto di fanspage facebook. Anda harus membuat konten marketing di website produk anda dengan pertimbangan gambar utama yang akan di tampilkan di facebook. Begitu pemirsa klik gambar, maka akan langsung membuka halaman website anda dan mendapatkan informasi lebih banyak seputar produk anda.

Namun jika anda hanya upload foto atau gambar, begitu seorang pemirsa klik maka yang tampil hanya gambar tersebut yang di perbesar saja. Ini berpotensi membuat pemirsa pergi ke mesin pencari untuk mengetahui produk anda lebih lanjut, dan bisa saja mereka menemukan produk dari pesaing anda karena website mereka menempati posisi diatas website produk anda. Ini sangat penting jika anda tidak ingin hamburkan uang!

Tips Menghemat Biaya Iklan di Facebook

Seperti contoh content facebook disamping, jika di klik gambarnya maka pemirsa tersebut akan langsung beralih ke website yang ada pada konten iklan di facebook tersebut (facebook fanspage time line post).

Ini akan memberikan penghematan lebih besar jika dibanding dengan menempuh cara dengan menggunakan iklan facebook untuk jumlah klik ke website.

Jadi, misalkan kita meyakini bahwa iklan yang efektif adalah dengan pengulangan sebanyak 3 kali per pemirsa, maka iklan konten reguler ini membutuhkan biaya Rp. 324 juta untuk menjangkau 8 juta pemirsa sebanyak 3 kali.

Dengan strategi konten marketing yang tepat, seluruh proses inbound bisa anda dapatkan hingga hasil konversi pada penjualan. Akan tetapi konversi tersebut mungkin tidak akan lebih tinggi dari konversi yang berasal dari konten video marketing dan leads generation.

Biaya Iklan di Facebook untuk Konten Video

65% orang di Facebook menonton tiga detik pertama video Facebook akan menonton setidaknya 10 detik. 45% akan menonton selama 30 detik. Rata-rata orang di facebook melihat video dalam satu ukuran penuh video adalah 32%.

Facebook menghitung 1 view berdasar 3 detik video terlihat oleh pemirsa. Oleh karena itu, sangat penting untuk menempatkan brand produk anda di awal video (0s -1s). Biaya iklan di Facebook juga memakai sistem lelang dengan biaya berkisat Rp. 1500 hingga Rp. 7.500 per tayangan video.

Misalkan dari total jangkauan tersebut kita targetkan ke pemirsa yang lebih spesifik lagi, dan hasilnya menjangkau 1% dari total 8 juta pemirsa potensial di Jabodetabek.  Ini artinya, jika kita ingin video produk kita terlihat oleh 80.000 orang akan membutuhkan biaya antara Rp. 1500 x 80.000 hingga Rp. 7.500 x 80.000. Maka biaya rata-rata iklan facebook untuk menjangkau 80.000 pemirsa video produk adalah Rp. 360 juta.

ROI dari biaya iklan di Facebook perlu diperhatikan, oleh karena itu sebaiknya lakukan pemasangan iklan jenis apapun di facebook secara bertahap. Ini harus diselaraskan dengan konversi penjualan yang dihasilkan. Biasanya, 2 hingga 3 bulan setelah iklan di Facebook baru efeknya mulai terlihat.

Biaya Iklan di Facebook untuk Leads Generation

Daftar prospek calon pembeli dalam bentuk e-mail dan nomor telepon, merupakan data yang sangat berharga. Ini dapat menghemat biaya promosi penjualan produk dalam jangka panjang.

Biaya iklan prospek di Facebook berkisar antara Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 per prospek, rata-rata Rp. 10.000 per prospek. Jadi, jika anda ingin mendapatkan prospek potensial terhadap produk anda sebanyak 100.000 orang maka artinya akan membutuhkan anggaran biaya iklan sebesar Rp. 1 Milyar.

Iklan prospek selain meningkatkan brand produk anda ke pengguna yang tepat, juga menargetkan kepada orang yang akan membeli produk anda. Walaupun mereka tidak langsung membeli, tapi mereka sudah menyatakan minat terhadap informasi produk anda lebih lanjut.

Daftar prospek tersebut harus di followup baik dengan ‘cold sales‘ melalui panggilan telepon, dan bisa juga dengan e-mail marketing. Ini akan menghemat biaya dan waktu bagian pemasaran anda.

Strategi dan Kreativitas Konten Marketing Dapat Menghemat Biaya Iklan

Dengan mengkombinasikan video marketing dan konten marketing untuk branding online di facebook (dan sosial media lainnya), dapat kita simpulkan akan membawa penghematan dan efektivitas dalam branding online.

Konten grafis dan konten video yang menarik cenderung menghemat biaya iklan di Facebook. Terkadang, ada orang yang membagikan ulang iklan tersebut dan terlihat oleh orang-orang yang terhubung di timelinenya. Disinilah kreatifitas konten marketing memainkan perannya.

Sedangkan strategi digital marketing, merupakan peran penting yang utama. Untuk mendapatkan efisiensi dan efektivitas online branding, kita membutuhkan suatu kampanye ter-integrasi. Ini memerlukan perencanaan, terutama untuk produk B2B yang memerlukan proses inbound.

Efektivitas online branding untuk produk apapun, akan membutuhkan pemahaman terhadap bagaimana cara konsumen mengambil keputusan. Oleh karena itu, sebaiknya dalam melakukan online branding, tidak hanya mengandalkan iklan di facebook saja.

Akan tetapi perlu serangkaian set digital marketing terintegrasi sebagai berikut:

  • Website, sebagai basis konversi.
  • Konten website, sebagai basis promosi.
  • Elemen kreatif, video produk, grafis, dan sebagainya, sebagai basis untuk lebih menarik pemirsa.
  • Social branding, ini harus ditujukan sekaligus mendapatkan social signals untuk SEO halaman produk di website.
  • Call to Action, sebagai pembangkit leads dan penjualan.

Untuk lebih mudahnya, proses inbound online branding tersebut dapat terlihat pada grafis dibawah ini.

Our Integrated Digital Marketing Solutions

Kesimpulan

Dengan strategi dan creative content marketing yang dirangkum pada satu set program digital marketing terintegrasi, maka biaya promosi branding produk anda dapat lebih efisien dan efektif. Terintegrasi disini artinya tidak terpisah sendiri-sendiri, dimana konten konten hanya di iklankan di sosial media saja namun tidak ada berbasis dari product page di website anda.

Tanpa strategi dan konten marketing yang berkualitas, biaya kampanye secara keseluruhan dapat lebih besar. Dan sebesar apapun biaya kampanye tersebut, efektivitasnya tetap mengandung spekulasi yang jauh lebih tinggi terhadap tujuan online branding anda, yakni konversi.

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dalam memberikan gambaran berapa biaya iklan di facebook sebenarnya untuk para praktisi, dan khususnya untuk client dan para calon client 😉

Silahkan isi kolom disamping untuk dapat kami bantu menghitungkan berapa biaya iklan di facebook untuk online branding produk atau bisnis anda.

7 + 9 =

Tips Meningkatkan Kualitas Konten Marketing untuk B2B

Tips Meningkatkan Kualitas Konten Marketing untuk B2B

Ada manfaat untuk memahami pendekatan kuantitas dan kualitas konten marketing. Namun, sebelum memahami kualitas konten marketing, ada baiknya menyegarkan ingatan kita tentang apa itu konten marketing sebenarnya.

Konten marketing adalah pendekatan pemasaran strategis yang berfokus pada penciptaan dan pendistribusian konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik dan mempertahankan pemirsa yang jelas – dan pada akhirnya, mendorong tindakan pelanggan yang menguntungkan bisnis.

Dari penjelasan mengenai definisi konten marketing diatas, sangat jelas tujuannya adalah prospek berkualitas, atau qualified leads. Semakin berkualitas konten marketing perusahaan anda, maka semakin berkualitas leads prospek yang didapatkan.

Secara khusus, ada tiga alasan utama – dan manfaat – untuk perusahaan yang menggunakan pemasaran konten:

  • Meningkatnya penjualan
  • Penghematan biaya
  • Mendapatkan lebih banyak pelanggan yang memiliki loyalitas
Prinsip Dasar Kualitas Konten Marketing

Definisi “kualitas” pada konten marketing tergantung pada niche, industri, jenis, atau target pemirsa. Ada banyak elemen umum yang dapat diandalkan sebagai indikator kualitas yang konsisten. Berikut adalah prinsip dasar kualitas content marketing yang dapat kita gunakan untuk menentukan apakah konten tersebut ‘berkualitas’ atau tidak.

Mengukur Kualitas Konten Marketing

Daftar periksa ini dapat digunakan untuk menentukan bagaimana Google dan pengunjung website dalam merasakan dan mengevaluasi konten, atau untuk menentukan keandalan konten tersebut.

  1. Panjang Konten

    Saat membuat konten, fokus pada sasaran segmentasi pemirsa anda (buyer persona). Jika kita ingin konten tersebut menempati peringkat tinggi pada pencarian di Google buatlah sebuah konten dengan lebih 1000 kata. Jika kita konten tersebut mudah diakses pengguna ponsel, kecualikan elemen yang tidak perlu dan format konten tersebut sehingga pengguna ponsel bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat.

    Terapkan praktik terbaik cara SEO seperti penerapan Meta, internal linking dengan long tail anchored text, dan sebagainya, untuk tiap konten yang di produksi.

  2. Lengkapi Konten Dengan Elemen Multimedia

    Konten berkualitas tinggi bisa saja tanpa menggunakan gambar atau bentuk media lainnya. Namun, konten visual dapat lebih menarik dan berpotensi lebih banyak mendapatkan inbound link, penyebaran media sosial, waktu yang dihabiskan di halaman, dan interaksi.

    Sebenarnya, kita tahu bahwa 40% orang akan merespons informasi visual lebih baik daripada teks biasa. Selain jumlah tautan masuk, Google mempertimbangkan penggunaan multimedia dalam algoritma rangkingnya. Konten berbasis multimedia telah terbukti disebarkan pemirsa web hingga 12X lebih banyak dari pada konten teks.

    Beberapa pertanyaan yang perlu dipertimbangan tentang penggunaan media meliputi:

    º Apakah foto atau video saya mendukung klaim atau fakta dalam konten?
    º Apakah mereka memenuhi standar kualitas dari segi teknis?
    º Apakah mereka secara estetis menyenangkan?
    º Apakah infografis yang ada akan menarik perhatian orang lain untuk di sebar atau di tautkan ke website mereka ?

  3. Kualitas Tata Bahasa dan Keterbacaan.

    Baik Google ataupun pemirsa web anda, terutama dalam untuk konten B2B, tata bahasa dan ejaan sangat penting. Google dapat menyalah artikan jika ada ejaan yang salah dan tata bahasa yang terlalu pasif. Sedangkan para profesional akan meragukan kredibilitas perusahaan anda jika terlalu banyak konten yang salah eja.

    Keterbacaan memiliki fungsi sendiri dalam hal SEO. Hal ini dapat dilakukan dengan penerapan maksimal 20 kata per kalimat dan maksimal 300 kata per kepala paragraf (heading). Penilaian keterbacaan (readability score) akan menghasilkan konten yang mudah dibaca dan mudah dipahami oleh target pemirsa anda.

  4. Layout Konten

    Saat ini, konten website semakin unik dan menarik. Jika perlu, buatlah tampilan setiap konten di halaman website anda selalu berbeda. Ini dapat dilakukan dengan membuat layout yang menarik pada setiap konten yang diproduksi. Sehingga, selain konten anda semakin berkualitas, juga tidak membosankan. Akhirnya, anda dapat meningkatkan jumlah pengunjung loyal dari waktu ke waktu.

    Seperti dijelaskan pada point ke 1, mengenai panjang konten. Jika konten anda berisi 3000 kata, tanpa layout yang dapat merampingkan panjang halaman, tentu konten anda akan terasa kaku lurus panjang kebawah.

    Dengan menggunakan jasa website kami, konten di website perusahaan anda sepanjang apapun dapat di ringkas dengan modul seperti Toggle, Accordion, dan sebagainya.

  5. Tombol CTA (Call-to-Action)

    Pada akhirnya, konten yang berkualitas anda akan mulai mengajak dan mengarahkan pemirsa untuk mengambil tindakan. Ini membutuhkan tombol CTA yang memiliki background design CTA yang unik, penempatan tombol, warna tombol dan sebagainya untuk optimalkan efektivitas.

  6. Tombol Social Share

    Ini sangat penting. Berdasar survey terakhir dari APJII di tahun 2016 kemarin mengenai perilaku pengguna internet di Indonesia, dari 130 juta pengguna internet di Indonesia 97,4% atau sekitar 129,2 juta orang mengakses konten sosial media, seperti terlihat pada infografis dibawah ini.

    Konten internet yang paling sering diakses

    Survey APJII 2016

    Oleh karena itu, tombol social media share sangat penting untuk berada pada setiap konten. Hal ini sudah berlaku umum. Tomobol social media share akan memudahkan pengguna atau pengunjung website untuk menyebarkan konten anda. Ini juga akan memberi manfaat social signals pada search engine google, konten anda akan lebih memiliki tingkat popularitas pada kata kunci pencarian yang di tartgetkan.

  7. Keaslian Konten dan Nila Manfaat

    Keaslian konten akan menentukan peringkat pencarian konten anda di mesin pencari. Manfaat yang diberikan oleh konten anda akan dinilai oleh para pemirsa.

    Nilai dapat diturunkan dalam sejumlah cara yang berbeda, namun yang paling umum dan terkait untuk bidang B2B adalah:

    º Apakah konten ini memecahkan masalah?
    º Apakah menjawab sebuah pertanyaan?
    º Apakah itu memberikan wawasan yang unik dan ahli?

    Mesin pencari hanya dapat memberi peringkat konten yang memiliki nilai bagi pembaca. Tapi karena mesin pencari tidak memiliki kemampuan untuk memahami konten seperti yang dilakukan manusia, mereka bergantung pada sisa sinyal ini untuk menentukan apakah konten anda memberi nilai.

  8. Selalu Ukur Kualitas Konten Anda

    Pengukuran kualitas konten dapat dilakukan melalui Google Analytics. Dengan melihat laporan GA, anda dapat mengetahui mana konten yang paling banyak mendatangkan pengunjung dan mana konten yang paling efektif dalam menghasilkan konversi.

    Kualitas konten tersebut akan di ukur menurut kebermanfaatannya dalam prosises inbound yang anda lakukan. Hal ini merupakan teknik umum dalam sebuah proses ‘leads generation‘. Seperti terlihat pada tabel GA dibawah ini, ada perbandingan yang jelas mana konten yang mendatangkan banyak pengunjung dan mana konten yang banyak menghasilkan konversi.penilaian kualitas konten marketing

    Setelah anda mengetahui tipikal konten yang bermanfaat bagi bisnis anda atau client anda, maka anda dapat menemukan selah dalam membuat konten yang berkualitas. Lanjutkan!!

Konten Marketing Pada Perusahaan B2B

Saat ini, pemasaran B2B lebih cenderung menggunakan pemasaran digital. Ini berbeda dengan era sebelumnya yang hanya mengandalkan direktori dan rekanan pada suatu institusi untuk mendapatkan kontrak pekerjaan. Perusahaan B2B yang memanfaat konten marketing lebih cepat dan lebih memiliki banyak kesempatan dalam mendapatkan order.

Pemasaran digital untuk perusahaan B2B banyak dilakukan melalui konten marketing sebagai salah satu penerapan strategi digital marketing yang paling efektif untuk bisnis. Dengan konten marketing, perusahaan dapat menarik perhatian orang-orang yang berada di industrinya. Setelah itu, mereka akan diarahkan untuk mengambil tindakan, seperti menghubungi team sales dan sebagainya.

Namun satu hal yang perli digaris bawahi disini adalah kualitas konten marketing. Bisa saja sebuah perusahaan B2B mendapatkan ribuan leads, akan tetapi setelah di follow up via telepon (cold sales), hanya puluhan saja yang menanggapi sales anda. Dan ini akan membuang sumber daya biaya, tenaga, serta waktu dalam mendapatkan suatu kontrak

Sebuah Tinjauan Dasar Dari Konten Marketing

Konten Marketing Dari Sisi Kuantitas

Pertama, mari kita lihat kuantitasnya. Jika Anda merupakan perusahaan B2B dengan sumber daya terbatas, berapa banyak konten yang harus Anda targetkan untuk dibuat?.

Mereka yang menyukai pendekatan kuantitas biasanya akan mengutip statistik seperti, “Perusahaan yang menerbitkan 25+ entri blog per bulan mendapat sekitar 4,5X lebih banyak leads prospek daripada perusahaan yang menerbitkan 0-4 entri bulanan.” Kemudian mereka akan menambahkan bagan yang menyenangkan dengan statistik yang mendukung argumen tersebut.

Data ini sangat berguna dan pasti sesuatu yang harus dipertimbangkan saat merencanakan strategi konten marketing. Masalah yang ada pada data tersebut adalah bahwa hal itu hanya mengukur jumlah posting blog dan jumlah lalu lintas. Penilaian kualitas konten marketing seperti lalu lintas dan kualitas leads tidak tercakup.

Jika kita hanya mengambil metrik kuantitas dari konten marketing itu akan dihitung sebagai konten terbaik yang telah kita buat sepanjang tahun. Tapi, sebagai praktisi strategi konten marketing yang bertanggung jawab, tentu saja harus ada pengukuran metrik kualitas konten marketing.

Meningkatkan Kualitas Konten Marketing Untuk Bisnis B2B

Seperti dijelaskan diatas, sebagai suatu rangkaian proses, konten marketing memerlukan sebuah strategi. Pemahaman bagaimana cara konsumen online mengambil keputusan merupakan dasar untuk dapat menerapkan strategi konten marketing yang berkualitas tinggi.

Untuk bisnis B2B, jumlah konten yang dibuat sebagian besar didasarkan pada:

  • Posisi di pasar.
  • Efisiensi saluran penjualan, dengan memahami karakteristik setiap saluran.
  • Ukuran tim penjualan.

Sebagian praktisi konten marketing setuju bahwa strategi konten bergantung pada banyak faktor. Tapi bukannya berhenti di “tergantung,” mari kita lihat secara persis apa yang harus dilakukan pada tahap yang berbeda dalam pertumbuhan perusahaan B2B.

Jika sebelumnya perusahaan anda belum pernah menggunakan konten marketing, maka ini artinya anda harus mengejar ketinggalan. Berapa banyak keyword yang penting untuk bisnis anda akan menentukan berapa banyak konten yang harus anda hasilkan.

Content Marketing Tahap Awal

Berdasar pengalaman kami, dalam posisi ini suatu perusahaan B2B harus mengerahkan setidaknya 30 hingga 50 konten per bulan selama satu tahun penuh. Setelah posisi perusahaan anda sudah dikenal di dunia online, maka selanjutnya kualitas konten marketing akan mengerucut pada kualitas leads yang dihasilkan.

Jika Anda bermain mengejar pesaing yang memiliki banyak konten, sebaiknya anda secepat mungkin memproduksi konten yang berkualitas. Memiliki backlog konten yang baik tidak hanya membantu meningkatkan SEO untuk popularitas pada beberapa kata kunci, tapi juga memulai proses dalam mendapatkan pengunjung tetap.

Ketika Hubspot melakukan studi di 20 blog berkinerja tinggi, mereka mengetahui bahwa sekitar 1 dari 10 entri blog itu bersifat majemuk. Ini berarti pencarian organik meningkatkan lalu lintas mereka dari waktu ke waktu. Jadi, sama seperti berinvestasi, semakin cepat Anda memulai membuat posting blog, semakin besar kesempatan Anda dalam mendapatkan pengunjung website yang berkualitas.

Jika perusahaan anda pernah melakukan konten marketing setidaknya satu atau dua tahun, inilah saatnya untuk mengambil pendekatan yang lebih berkualitas terhadap strategi konten marketing anda. Seberapa berkualitas pendekatan tersebut seharusnya sangat ditentukan oleh seberapa bagus konversi yang dihasilkan.

Pahami Karakteristik Saluran Digital Marketing

Lakukan pengujian A / B, hingga pemformatan halaman, dengan warna tombol Call-to-Action. Dari perspektif pemasaran konten, cara terbaik untuk meningkatkan konversi adalah dengan memperbaiki konten dalam menarik prospek berkualitas yang lebih banyak lagi.

Selain itu, anda harus mengukur efektivitas setiap saluran pemasaran digital yang dipakai. Seharusnya, setiap saluran digital marketing akan memiliki insight tersendiri.

Menurut DemandGenReport, 47% pengambil keputusan dalam dunia B2B melihat 3-5 lembar konten sebelum terlibat dengan bagian penjualan. Itu berarti bahwa jika anda hanya mengaduk-aduk konten, daripada mengurasi konten dengan hati-hati, sebenarnya Anda meningkatkan peluang seseorang meninggalkan situs Anda. Tentu mereka datang untuk posting blog pertama anda yang hebat itu, tapi saat mereka membaca lebih banyak, mereka menyadari bahwa konten itu sebenarnya tidak bagus dan mereka pergi.

Di sisi lain, jika anda memperlambat jumlah konten yang di produksi, pastikan setiap konten sangat bagus. Anda akan mulai melihat peningkatan prospek yang berkualitas, meskipun Anda melihat penurunan lalu lintas. Namun, semakin berkualitas konten anda, tentunya pengunjung website anda juga akan semakin banyak dan semakin berkualitas. Hal ini berkaitan dengan algoritma mesin pencari.

Kenapa meningkatkan konversi jauh lebih efektif daripada meningkatkan pengunjung website?

Meningkatkan rasio konversi biasanya merupakan biaya satu kali. Yang berarti bahwa dengan menghabiskan sedikit waktu dan uang di awal, memberi Anda hasil yang lebih baik di masa depan.

Dari perspektif pemasaran konten, jika anda menghabiskan 30% lebih banyak waktu di posting blog anda berikutnya, tentu anda kehilangan waktu. Tapi kemudian posting blog itu diterbitkan untuk selamanya. Jadi, jika entri blog tersebut menghasilkan 5% konversi lebih banyak, hal itu akan berlangsung lama di masa depan.

Survei Hubspot atas blog dengan kinerja terbaik juga menemukan bahwa satu entri blog gabungan menghasilkan lalu lintas sebanyak enam pos blog yang mirip/majemuk. Anda dapat menggunakan teknik “ever green content” dengan menggabungkan postingan konten yang memiliki keyword yang sama di website anda.

Sebenarnya, 90% prospek blog berasal dari posting lama. Yang berarti jika anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk membuat konten berkualitas, anda tidak hanya akan menikmati lebih banyak petunjuk tapi anda tetap mendapatkan jumlah kunjungan website yang meningkat.

Tolok ukur yang baik untuk menilai kualitas konten marketing anda adalah seberapa banyak prospek berkualitas yang dihasilkan. Sebaiknya lihat konten berkinerja tertinggi dan lihat berapa banyak waktu yang anda habiskan untuk membuatnya, topik yang dituju, dan berapa banyak detail yang masuk ke dalamnya.

Penting untuk disadari bahwa kurangnya penjualan tidak selalu merupakan kesalahan tim penjualan. Jika kita pemasar konten telah melakukan pekerjaan untuk tim penjualan dan memberikan leads yang berkualitas, team sales anda dapat menghemat banyak waktu dan menghasilkan lebih banyak konversi.

Ukuran Tim Penjualan

Pendekatan terhadap konten harus ditentukan oleh proses penjualan secara keseluruhan. Jika produk anda memerlukan interaksi langsung antara sales dan pelanggan, maka anda perlu membuat konten yang bertarget dan menarik prospek yang tepat.

Jika penjualan dapat langsung dicapai di situs web tanpa memerlukan tenaga penjualan, anda dapat membuat berbagai konten yang menarik banyak orang di beberapa demografi.

Tolok ukur yang baik untuk menentukan jumlah konten yang dibuat didasarkan pada kapasitas tim penjualan. Tim penjualan, di sisi lain, cenderung diukur dengan jumlah kesepakatan yang ditutup setiap bulan. Mereka terus-menerus harus mencapai target bulanan.

Penting untuk diingat bahwa pemasaran konten adalah sarana untuk mencapai tujuan. Ini tentang menarik orang ke produk atau layanan bisnis anda. Meskipun benar bahwa Anda seharusnya tidak terlalu “berjualan” dalam pemasaran konten, namun anda harus menjadi “sales” dalam strategi konten anda.

Manfaat Konten Marketing Yang Berkualitas

Dengan 130 juta pengguna internet di Indonesia dan terus bertambah, digital marketing merupakan pendekatan pemasaran yang paling efektif untuk segala tingkatan. Pemasaran tradisional sudah tidak relevan untuk sekarang ini dimana Indonesia telah mengalami era transformasi digital. Banyak usaha yang terlempar dari pasar bahkan karena terlalu lambat dalam melakukan transformasi digital.

Sementara itu:

“Pemasaran digital merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi digital secara keseluruhan„

Saat ini, kita sudah dapat melihat banyak bisnis yang terpukul mundur oleh para startup. Ini disebabkan karena era digital memberikan kecepatan dan pelayanan yang lebih mudah dalam banyak hal. Perubahan perilaku pasar harus segera di adopsi oleh seluruh bisnis.

Anda dapat melihat beberapa alasan kenapa setiap perusahaan harus melakukan promosi melalui saluran digital melalui slide yang kami presentasikan untuk salah satu client korporasi di Indonesia.

Dengan memanfaatkan saluran digital, perusahaan dapat lebih menargetkan pemirsa mereka berdasar demografi, usia, perilaku pembelian dan sebagainya. Disamping itu, seluruh saluran digital marketing memiliki karakteristik pemirsa yang berbeda.

Untuk pasar B2B, kami dapat menyarankan LinkedIn sebagai media promosi, namun tidak tertutup kemungkinan di Facebook, karena Facebook dapat mempromosikan konten marketing anda sekaligus mendapatkan prospek dan keterlibatan. Sehingga, kualitas konten marketing anda dapat mendatangkan konversi yang lebih tinggi.

Manfaat Konten Marketing Secara Khusus untuk Perusahaan B2B

Dengan memproduksi konten marketing yang berkualitas secara terus menerus, perusahaan anda / client anda akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Hemat biaya promosi, terutama jika sebelumnya anda melakukan pemasaran melalui cara tradisional.
  • Konten akan selalu tersedia sepanjang website yang mempublikasikannya masih ada, tidak seperti pasang iklan pada media offline, konten anda hanya terlihat sebentar, walau banyak pemirsanya.
  • Memberikan nilai lebih pada branding usaha anda.
  • Konten marketing dapat memberikan citra positif dan meredam citra negatif bagi bisnis anda, namun ini perlu dilakukan oleh seorang ahli yang berpengalaman, karena akan melibatkan strategi content marketing dan teknik analisa yang lebih rumit.
  • Bisnis anda lebih mudah ditemukan dari pada pesaing anda yang belum memiliki kualitas konten marketing sesuai praktik terbaik.
  • Memudahkan implementasi program digital marketing.
  • Dapat mengarahkan para influencer pengambil keputusan untuk merekomendasikan produk anda.
  • Semakin berkualitas konten marketing yang di produksi, semakin berkualitas juga prospek yang dihasilkan.

Anda dapat membuat konten yang unik, menarik dan berkualitas untuk dipublikasikan setiap hari. Tidak ada jumlah ideal untuk dipublikasikan, namun selain kualitas konten marketing kita tetap perlu perhatikan frekuensi publikasi di website. Dengan frekuensi yang konstan maka pengunjung yang sudah tertarik dapat lebih tertarik lagi hingga akhirnya mereka mengambil keputusan.

Sebuah Catatan Penting:

Sebaiknya, sebelum anda memproduksi konten marketing yang berkualitas, gunakan sebuah platform website yang dapat mendukung keunikan tampilan, memperingkas panjang halaman content, dan memiliki banyak modul seperti tombol Call To Action. Hal ini sangat perlu diperhatikan di awal proses.

Selain itu, pastikan platform website yang anda gunakan sudah mendukung AMP dan responsive design. Ini untuk mempermudah akses bagi para pengguna mobile. Dalam hal ini, JakartaUrbanHosting dapat memberikan solusi untuk perusahaan anda.

Kami dapat anda andalkan untuk produksi konten website, grafis, video dan musik untuk menambah kualitas pada program pemasaran anda.

 

Solusi Pemasaran Digital

Kami memberikan solusi lengkap mulai dari pembuatan website yang memenuhi syarat terbaik, produksi konten berkualitas, dan pemasaran di saluran digital. Dapatkan efisiensi dan efektivitas yang lebih dari sebelumnya pada program pemasaran anda.

Bagaimana Cara Konsumen Online Mengambil Keputusan ?

Bagaimana Cara Konsumen Online Mengambil Keputusan ?

Dalam dunia digital marketing, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bersama untuk kesuksesan program. Seperti perencanaan untuk membangun strategi digital marketing dengan dampak yang terukur, merupakan faktor awal yang sangat penting. Selanjutnya, kita dapat melakukan penyesuaian konten untuk tiap segmen konsumen online tergantung dengan apa yang mereka inginkan dan butuhkan.

Konten yang bernilai dan di sebar ke seluruh saluran digital marketing merupakan cara untuk mendatangkan ketertarikan terhadap suatu brand. Kesuksesan untuk mendatangkan daya tarik ini juga akan berkisar pada analisa kata kunci yang tepat. 

Proses Inbound Dalam Strategi Digital Marketing

Strategi digital marketing merupakan suatu rangkaian proses pemasaran yang terintegrasi. Tidak ada yang instan dalam hal ini. Apapun tujuan strategi digital marketing anda, hal ini tidak dapat mengesampingkan proses inbound. Oleh karena itu, sebelum lanjut pada strategi digital marketing, kita perlu memahami proses inbound tersebut.

Proses inbound merupakan serangkaian proses untuk mendapatkan konversi penjualan dari proses digital marketing. Proses inbound ini akan menentukan efektifitas pengembalian investasi (ROI) dari program digital marketing anda. Proses inbound selalu berdasar pada bagaimana cara konsumen online mengambil keputusan. Dengan demikian, strategi digital marketing harus dapat memahami tahapan konsumen dalam mengambil keputusan.

Dalam proses inbound, kita akan menemukan sebuah formula funnel atau corong penyaring.

“funnel merupakan konsep strategi digital marketing secara utuh.”

Ini dapat lebih menyederhanakan pemahaman strategi digital marketing ketimbang membaca panjang lebar mengenai strategi digital marketing.

Funnel dapat menjadi pusat fokus pengelolaan pada strategi digital marketing. Ini akan memerlukan perencanaan setelah penetapan target dan harus direncakan secara menyeluruh. Efektifitas program digital marketing anda akan ditentukan dari bagaimana anda mengelola tahapan inbound tersebut.

Memahami cara konsumen online dalam mengambil keputusan merupakan dasar dari strategi digital marketing. Dengan memahami bagaimana cara konsumen online mengambil keputusan, dan pemilihan saluran yang tepat, maka proses inbound pada strategi digital marketing anda dapat tetap pada jalur yang benar.

Cara Konsumen Online Mengambil Keputusan

Perencanaan strategi terhadap sebuah program digital marketing harus dapat mencerminkan tahapan proses yang perlu dilakukan terhadap tahapan cara konsumen online mengambil keputusan.

Selain itu, strategi digital marketing tersebut harus memiliki tolak ukur kinerja melalui beberapa metrik yang dapat mudah dipahami oleh client. Tanpa pengukuran, ini akan menempatkan client pada pertaruhan besar pada biaya pemasaran online dan dapat berimbas pada kredibilitas jasa digital marketing anda.

Para praktisi juga harus memberikan edukasi pada client mengenai tahapan proses pada sebuah program digital marketing agar ekspektasi mereka tidak berlebihan. Infografis disamping dapat menggambarkan tahapan tersebut secara singkat.

Setelah menerapkan strategi pada perencanaan program digital marketing, ada beberapa tahap yang dapat dijadikan parameter mengenai bagaimana cara konsumen online mengambil keputusan.

 

Tahapan Digital Marketing dan Pengambilan Keputusan Konsumen Online

Menarik Pengunjung

Tahap Eksplorasi dan Edukasi

Dalam cara mencari pelanggan online shop dan bisnis online, otomatis sebuah website corporate atau sebuah website toko online harus ada sebagai dasar aktivitas digital marketing. Pengukuran efektifitas strategi digital marketing akan lebih tepat jika berdasar dari sebuah webite.

Cara konsumen ambil keputusan dapat berbeda-beda pada tiap bisnis, baik untuk B2B maupun B2C, akan tetapi pola tahapan teknisnya tidak jauh berbeda.

Tahap ini umumnya setelah kita berhasil menarik segmen ke website client melalui penyebaran konten berkualitas ke seluruh saluran digital yang strategis. Dari aktivitas ini, kita akan mendapati metrik kunci seperti: views, visitor, inbounf link, follower, subscriber, dan download. Kita dapat mengerahkan upaya dalam SEO, halaman sosial seperti fan page atau company page di LinkedIn, Blog, Video, dan sebagainya.

Usaha tersebut dapat dilakukan baik dengan cara berbayar maupun gratis. Tergantung seberapa cepat client ingin mendapatkan hasil. Social channel dan blog sangat diperlukan, selain untuk presentasi produk dan layanan juga untuk mendatangkan referensi ke website client. Banyak konsumen online yang mengambil keputusan berdasar referensi dari website lain.

Pada tahap ini, para konsumen online masih melihat-lihat atau mempelajari produk atau service yang ditawarkan oleh client. Ini merupakan usaha yang sangat besar untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih banyak.

 

Metriks Pengukuran

Kita dapat gunakan Google Analytics cukup dengan hanya melihat dashboard. Dan untuk lebih dalam lagi, kita dapat melihat halaman produk yang mana yang paling banyak di kunjungi.

Interaksi

Tahap Pengambilan Keputusan

Tahap ini akan lebih banyak melibatkan interaksi dengan pengunjung online, baik di website maupun pada social channel. Pada tahap ini, para praktisi digital marketing harus dapat mempertahankan ketertarikan konsumen online dengan memproduksi konten yang semakin spesifik pada segmen yang di targetkan. Konten tersebut harus lebih memberikan nilai dan manfaat bagi segmen tersebut.

Metrik kunci pada tahap ini dapat terlihat pada kualitas keterlibatan dengan konsumen online, like, share, komentar, lamanya waktu pengunjung di website, dan jumlah halaman yang dilihat per pengunjung. Umumnya, kita dapat mengharapkan konversi pengunjung menjadi pelanggan dengan melihat jumlah halaman yang dilihat (page views) per pengunjung (visitor) lebih dari 3. Ini akan menandakan jumlah konsumen online yang siap untuk mengambil keputusan.

Jumlah page views per visitor dapat ditingkatkan melalui produksi konten yang berkualitas. Semakin tepat dan bermanfaat konten tersebut untuk target segmen, maka page views per visitor akan semakin tinggi.

Penjelasan Mengenai Bounce Rate

Selain itu, kita juga dapat melihat pentalan balik (bounce rate) pada google analytics. Bounce rate adalah rasio berapa banyak pengunjung yang baru tertarik dengan berapa banyak pengunjung yang mengunjungi website berkali-kali dari hari ke hari.

Jumlah pengunjung yang kembali melihat website client dapat dijadikan sebagai tolak ukur (parameter) jumlah pengunjung yang siap mengambil keputusan. Dan umumnya, berdasar pengalaman, rasio pentalan ini akan berkisar 70:30. Artinya dari 10.000 pengunjung, hanya akan ada 3000 pengunjung yang selalu kembali melihat website client.

penjelasan mengenai rasio pentalan atau bounce rate

Dan ini belum tentu dari 30% pengunjung tersebut melakukan aksi membeli atau menggunakan layanan client. Bisa saja mereka masih kurang yakin dan akan bertanya-tanya. Disini gunanya sebuah call to action dan formulir kontak online di sebuah website perusahaan.

Para praktisi akan membutuhkan sebuah landing page, webinar, call to action dan e-mail campaign untuk melangkah pada tahap berikutnya.

Konversi

Tahap Pembelian

Pada tahap ini, para konsumen online sudah semakin tersaring. Ini merupakan tahapan kritis pada sebuah ‘marketing funel’. Setelah serangkaian proses seperti mendatangkan pengunjung website, menyaring leads dengan opt-in email atau subscribing form, dan formulir kontak online, yang kemudian diberikan penawaran khusus melalui e-mail (campaign). Dan setelah melihat metrik di google analytics mengenai bounce rate, kita dapat mulai mengarahkan pada tahap konversi.

Website harus lebih di dekatkan pada sisi staff perusahaan yang menjadi client. Ini akan melibatkan sebuah landing page yang memiliki call-to-action untuk mengarahkan pengunjung menjadi pelanggan (driving conversion). Dalam hal ini, para praktisi harus memiliki sebuah otomasi untuk dapat menghasilkan konversi. Ini akan menggunakan tools CRM seperti sales force atau bisa juga dilakukan manual namun dalam kuantitas yang banyak akan lebih sulit dilakukan.

Call to action (CTA) dapat berbeda-beda artinya pada setiap bisnis. Untuk bisnis retail, CTA dapat berupa sebagai tombol beli. Untuk bisnis B2B, sebuah CTA dapat berupa tombol yang langsung memanggil nomor telepon client anda. Selain konten yang berkualitas, landing page yang berisi kata-kata menarik pelanggan online harus dipersiapkan untuk mengarah pada tahap konversi.

Khusus untuk B2B, akan lebih memerlukan keterlibatan pihak sales perusahaan untuk mendapatkan konversi. Hal ini disebut sebagai cold sales atau offline sales. Tugas digital marketing hanya sampai disini untuk perusahaan B2B. Oleh karena itu, client harus diberikan pemahaman mengenai hal ini agar para sales perusahaan siap ketika prospek sudah sampai pada mereka. Ini sangat dibutuhkan untuk optimalisasi konversi digital marketing. Jangan sampai client anda tidak memahami ini, lantas jasa digital marketing anda yang dikatakan kurang efektif.

Metriks Pengukuran

Untuk konversiu, kita dapat lihat laporan Google Analytics dengan menentukan parameter konversi terlebih dahulu. Jika website toko online, maka kita bisa set parameter untuk order yang di selesaikan. Untuk website distributor, kita bisa set parameter google analytics pada halaman “Agen”, “Where to Buy”, dan sebagainya

Manajemen Reputasi

Tahapan Selanjutnya

Setelah mendapatkan konversi, sebetulnya masih diperlukan tahap selanjutnya untuk membina loyalitas pelanggan. Pada perushaan B2B, hal ini dapat meningkatkan pendapatan perusahaan client, seperti sebuah diversifikasi penghasilan. Untuk perusahaan retail, hal ini dapat berupa promo khusus untuk membina loyalitas pelanggan dan mendapatkan referensi positif dari publik.

Sebuah sentimen negatif akan mempengaruhi brand suatu produk atau layanan perusahaan. Pada tahap ini, social monitoring diperlukan dan respon cepat terhadap keluhan atau ketidakpuasan dapat menurunkan risiko sentimen negatif. Ini merupakan hal seputar manajemen reputasi. Para praktisi dapat menggunakan survey, kontes atau kuis pada media sosial dan sebagainya.

Manajemen reputasi yang tepat dapat menurunkan biaya selanjutnya dalam meningkatkan penjualan atau pendapatan via online.

Seperti terlihat diatas, aktivitas digital marketing membutuhkan penyelarasan dengan cara konsumen ambil keputusan. Tahapan demi tahapan harus dilakukan, oleh karena itu hal ini akan membutuhkan waktu dan biaya. Umumnya, sebuah konsultan digital marketing akan menyampaikan proposal biaya, ada beberapa komponen yang jika dikurangi malah akan mengakibatkan terhambatnya efektivitas digital marketing tersebut. 

Sekilas Mengenai Jasa Online Branding

Jakartaurbanhosting.com memberikan jasa online branding untuk perusahaan dan agency periklanan. Dengan pengalaman selama lebih dari 15 tahun di dunia online marketing dan selalu update, kami dapat memberikan rencana dan strategi terstruktur untuk memperoleh dampak dari aktivitas digital marketing.

Seluruh aktivitas digital marketing dapat diukur kinerja dan biayanya. Oleh karena itu, jasa ini sangat tepat untuk mendukung proses transformasi digital bisnis anda.

Jasa Pemasaran Digital

Untuk Perusahaan dan Agen Periklanan. Terstruktur dan Terukur.

Mitra Strategi Digital Marketing Anda

13 Faktor Penting Pemasaran Digital Untuk Para Praktisi

13 Faktor Penting Pemasaran Digital Untuk Para Praktisi

Setiap perusahaan yang melakukan transformasi digital akan memerlukan pemasaran digital. Indonesia memiliki pengguna internet yang terus tumbuh hingga ratusan juta pengguna. Sebagian besar dari pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone, sebagian yang lain mengakses internet di tempat kerja dengan menggunakan notebook.

Dari fenomena tersebut, kita dapat bayangkan segmen yang ada. Sasaran utama pemasaran digital adalah menggunakan e-mail. Ini seperti kembali ke 10 tahun yang lalu, akan tetapi ini memiliki dasar. Setiap pengguna smartphone akan membutuhkan e-mail dan akun google untuk dapat mengakses google play, mendaftar sosial media, dan sebagainya.

13 Faktor Penting Dalam Pemasaran Digital

Para praktisi wajib memahami 13 faktor penting dalam pemasaran digital ini. Setelah calon client memiliki website untuk UKM, mereka akan memerlukan pemasaran untuk produk atau jasa yang ditawarkan di website tersebut. Tanpa memahami peta sukses dalam pemasaran digital, tentu akan sulit untuk mendapatkan hasil atau efektivitas dari pemasaran digital.

Berikut 13 faktor penting digital marketing tersebut:

1. Desain Web

Desain website berfungsi untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik di situs Anda. Desain web merupakan kunci sukses dalam pemasaran digital. Situs web Anda adalah merek secara online dan seharusnya tidak hanya memberikan informasi, namun harus menjadi saran untuk kemudahan dalam menjual produk atau mengarahkan pelanggan ke produk Anda.

Anda dapat membuat toko di Facebook atau menjual melalui marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak, namun Anda tetap MEMBUTUHKAN situs web agar eksistensi bisnis anda lebih mudah berkembang.

Sebuah situs web tidak harus menghabiskan banyak biaya. Anda bisa mendapatkan domain dan hosting kurang dari Rp. 1 juta per tahun. Perlu kami tegaskan disini bahwa, tidak semua hosting dapat mendukung SEO dan mendukung stabilitas terutama pada platform website toko online.

Pastikan desain situs web Anda mobile-friendly atau responsive. Ada sejumlah besar desainer yang bisa membuat situs web untuk Anda atau Anda dapat membangunnya sendiri tanpa harus berjuang dengan HTML / CSS menggunakan platform WordPress dan Divi Framework.

2. Halaman Landas (Landing Page)

Beberapa studi menemukan bahwa website bisnis dengan banyak halaman landas akan mendapat lebih banyak pengunjung. Praktisi harus fokus untuk mengembangkan halaman landas yang bisa dikonversi, yang berarti harus mencakup:

  • Mudah dan cepat diakses
  • Mobile-friendly
  • Berikan alasan untuk membeli
  • Buat kedekatan
  • Mengajak dengan tombol Call-to-Action
3. Analisis Web

Web analytics berfungsi untuk pengukuran. Efektivitas kinerja pemasaran digital dapat diketahui arahnya dengan memanfaatkan analisis web. Berdasar pengalaman kami, sebuah website yang memiliki jumlah page views per user diatas 3 akan lebih memiliki banyak konversi. Ini dapat kita bandingkan pada website portal berita, yang hanya mendapat page views dibawah 3 halaman per pengunjung, namun jumlah pengunjung sangat tinggi.

Jika website client anda memiliki jumlah pengunjung yang tinggi, katakanlah 2000 pengunjung per hari, namun jumlah halaman yang dilihat per pengunjung dibawah 3 halaman, maka konversi akan lebih kecil. Lain hal nya dengan website yang memiliki page views diatas 3 halaman per pengunjung, ini akan menghasilkan konversi yang lebih banyak.

Salah satu client kami yang menjual baju korea, mendapat jumlah pengunjung di atas 2000 pengunjung per hari dan page views diatas 3 halaman per user, setiap hari website tersebut mendapat puluhan order dengan omset per bulan hampir Rp. 1 milyar.

4. Iklan mobile

Semakin banyak, pelanggan menggunakan perangkat mobile dalam melakukan belanja dan pengambilan keputusan mereka. Pemasaran digital memerlukan iklan mobile atau seputar membuat periklanan digital Anda menjadi mobile friendly. Tapi, yang tidak perlu diperdebatkan adalah bahwa situs web perlu memperhitungkan pembeli dari pengguna perangkat seluler.

Pastikan perancangan beranda website agar tidak hanya beradaptasi dengan mudah ke berbagai ukuran layar ponsel. Pertimbangkan informasi tentang apa yang dicari saat mereka mengakses situs Anda seperti nomor telepon, alamat dan sebagainya.

5. Iklan bergambar

Iklan bergambar dapat lebih cepat menarik minat konsumen dan lebih efektif untuk menanamkan merk atau produk anda di benak pengguna internet. Contohnya seperti iklan timeline Facebook atau Twitter Feed Anda. Iklan jenis ini lumayan efektif karena dapat di targetkan. Pemasaran digital seperti ini lebih tepat untuk dilakukan secara jangka panjang.

Baca Juga: Saluran Digital Marketing Yang Penting Untuk Anda Ketahui

6. Email Marketing

Seperti yang dijelaskan di awal artikel ini, pemasaran melalui e-mail lebih efektif dari sebelumnya. Dan ini kembali seperti 10 tahun yang lalu, namun dengan dasar yang berbeda. E-mail melibatkan 2 strategi terkait; membangun daftar prospek dan menyusun pesan email yang lebih mendatangkan konversi.

Oleh karena itu, untuk kebutuhan pemasaran digital, sebuah website harus memiliki fungsi opt-in e-mail untuk menjaring subscriber. Ini akan membutuhkan sebuah pemasaran konten (content marketing). Dengan sebuah formulir berlangganan, bisnis anda akan mendapatkan list e-mail dari prospek yang berkualitas.

7. Iklan per Klik

Iklan per klik seperti adwords, dapat cocok untuk beberapa bisnis dan tidak bekerja dengan baik untuk orang lain. Terkadang, persaingan di adwords untuk layanan perbankan digital, asuransi atau jasa tertentu sangat tinggi.

Kunci kampanye adwords yang baik adalah:

  • Skor kualitas, yang merupakan fungsi SEO di situs Anda dan fitur iklan yang Anda buat
  • Kata kunci, termasuk jumlah persaingan untuk kata kunci dan jumlah pencarian
8. Optimasi Search Engine (SEO)

Optimalisasi mesin pencari dulu adalah bidang aloritma. Hari ini, SEO lebih merupakan fungsi pemasaran konten, yang akan kita bahas pada point ke-9.

70% klik ke situs web bersifat organik. Itu berarti link situs web muncul di dekat bagian atas dalam pencarian kata kunci pengguna. Setelah Anda melampaui halaman pertama, hanya sedikit pengguna yang akan mengeklik tautan.

Itu berarti Anda perlu meluangkan waktu dan uang untuk memastikan konten Anda muncul di bagian paling atas saat konsumen mencari sesuatu secara online. Ini juga berarti ada beberapa hal yang harus dilakukan dengan benar, termasuk:

  • Memproduksi konten berkualitas secara konsisten
  • Buat judul utama yang menarik perhatian
  • Mengetahui cara menggunakan kata kunci secara efektif
  • Situs Jejaring Sosial 10%
  • Situs Pembanding Harga 22%
  • Situs Review Produk 24%
  • Promosi E-Mail 28%
  • Web Kupon 35%
  • Mesin Pencari 61%

Pencarian online masih menjadi alat utama yang digunakan konsumen saat berbelanja sesuatu secara online.

 

9. Pemasaran Konten (Content Marketing)

Konten merupakan Raja! Begitulah istilah para praktisi di dunia pemasaran digital semenjak Matt Cutts dari Google menjelaskan segudang algoritma baru pada mesin pencari mereka. Oleh karena itu, para praktisi di dunia pemarasan digital harus dapat memproduksi konten baru, original, dan berkualitas secara konsisten bagi para clientnya.

Konten dapat berguna untuk menyebarkan informasi dan menargetkan sesuai ‘buyer persona’. Konten dapat disebar ke beberapa blog atau website pendukung lainnya. Selain itu, konten dapat memberikan backlink ke website client anda.

Dalam hal ini, kami menggunakan puluhan website berkualitas sebagai “content-buzzer” untuk mendukung pekerjaan digital marketing bagi client kami. Ini sangat efektif, 80% pembeli atau pengguna jasa client akan lebih nyaman jika mendapatkan informasi atau rekomendasi dari website lain. Sepanjang penilaian terhadap produk atau jasa client tidak berlebihan, kepercayaan dapat diraih.

Update: Silahkan baca artikel mengenai pemasaran kontan yang sudah kami publikasikan.

10. Video Marketing

12% pemirsa mungkin lebih akan membeli produk setelah menonton video yang menjelaskan. Video ini juga mengurangi panggilan ke layanan pelanggan, mengurangi frustrasi pengguna, mendorong rekomendasi, dan memberikan sejumlah manfaat lainnya.

Anda dapat melihat sebuah website toko permata online yang dilengkapi video pada tiap produk. Ini sangat penting untuk sebuah toko online yang menjual produk. Karena beberapa tahun terakhir semenjak munculnya marketplace, makin banyak pembeli online yang mengeluhkan perbedaan barang ketika diterima.  Website marketplace di Indonesia jarang yang memberikan fasilitas video untuk produk, dan ini akan menjadi ‘tsunami-masalah’ suatu waktu.

Contoh Video Produk untuk Pemasaran Digital:

 

11. Infografis

Jika memang benar bahwa sebuah gambar melukis 1000 kata, maka infografis adalah bintang dunia digital. Mereka tidak hanya berharga bagi pengunjung Anda, namun mereka mendorong lalu lintas 12% lebih banyak ke situs Anda dan menghasilkan tautan balik yang hebat yang dapat membantu SEO Anda.

Terutama untuk bisnis yang menawarkan jasa, infografis sangat diperlukan jika berkaitan dengan teknis dan alur kerja untuk menjelaskan sesuatu.

12. Blogging

Blogging menjadi penting karena merupakan bagian integral dari strategi pemasaran konten Anda. Blogging membuat Anda semakin ahli, membantu pelanggan membuat keputusan dan mempermudah penggunaan produk Anda, dan merupakan elemen utama dalam merek perusahaan Anda.

Terutama untuk para manajer dan C-Level di setiap perusahaan. Dengan blogging, para calon pengguna produk atau jasa anda dapat lebih yakin dengan kemampuan dan keunggulan anda.

13. Pemasaran di Media Sosial

Menciptakan keterlibatan di media sosial merupakan elemen penting dalam menciptakan kesuksesan. Sebagian, itu karena pengguna lebih cenderung mengambil rekomendasi dari teman mengenai suatu produk. Bagian dari itu adalah karena media sosial mengenal merek dengan kepribadian dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh sebuah situs web. Media sosial dapat menguatkan pesan Anda saat orang berbagi, menyukai, dan berkomentar.

Dini sangat penting untuk dipahami oleh para praktisi pemasaran digital bahwa, keterlibatan di media sosial merupakan faktor kunci keberhasilan pemasaran digital melalui media sosial. Anda dapat membuat hal yang memancing interaksi dengan konsumen, dan ini membutuhkan kreativitas serta pemahaman peta influencing. Layanan jasa sosial media kami dapat diandalkan untuk bisnis UKM dan perusahaan.

Oleh karena itu, untuk mendukung strategi pemasaran digital, sebuah website untuk bisnis / perusahaan harus dapat mendukung hal tersebut. Ini dikenal dengan istilah WebDevOps yang artinya sebuah website yang dapat beradaptasi dengan cepat untuk segala kebutuhan. Baik untuk perubahan lay out, penambahan konten berkualitas yang kreatif, e-mail mining, dan sebagainya, merupakan kebutuhan website saat ini.

Selain itu, faktor kestabilan hosting akan menentukan kecepatan loading landing page anda dan ini juga merupakan faktor penilaian SEO oleh Google. Dengan JakartaUrbanHosting, seluruh kebutuhan tersebut dapat terpenuhi. Kami dapat anda andalkan untuk seluruh kebutuhan pemasaran digital perusahaan anda.

Solusi Lengkap Digital Marketing

Kami mengerjakan pembuatan website yang modern, Online dan Offline SEO, pembuatan konten berkualitas, periklanan di sosial media dan mesin pencari.

Pin It on Pinterest

Share This